Blog BukuKas - Kenali 8 Ciri-Ciri Penyedia Pinjaman Online Terbaik

Kenali 8 Ciri-Ciri Penyedia Pinjaman Online Terbaik

Perkembangan teknologi digital telah membawa kemudahan pada banyak hal, tidak hanya dalam berbelanja secara online, namun juga dalam mencari pinjaman dana. Untuk mengajukan pinjaman, nasabah tidak perlu lagi pergi ke bank karena telah banyak tawaran pinjaman online yang seluruh prosesnya bisa dilakukan hanya melalui handphone. Hal ini tentunya membawa terobosan baru yang mempermudah kehidupan masyarakat. Namun di tengah menjamurnya perusahaan financial technology (fintech) yang menawarkan berbagai kemudahan pinjaman online, banyak hal yang perlu diwaspadai. Kenali ciri-ciri pinjaman online terbaik, agar tidak terjebak pada pinjaman online ilegal yang merugikan.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Apa itu pinjaman online?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai seluk beluk pinjaman online, sebaiknya kita kenali dulu, apa sih pinjaman online itu?

Pinjaman online adalah suatu jenis layanan finansial yang memungkinkan kamu mendapatkan pinjaman dana untuk berbagai kebutuhan tanpa harus datang langsung ke bank atau lembaga jasa keuangan lainnya.

Biasanya, pengajuan pinjaman online ini bisa dilakukan hanya dengan mengakses situs resmi ataupun aplikasi perusahaan penyedia pinjaman tersebut. Jadi, semua prosesnya, mulai dari pengajuan hingga pencairan, bisa dilakukan melalui perangkat mobile.

Demi keamanan dan untuk mencegah praktek yang merugikan nasabah, layanan pinjaman ini yang diatur dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No 77/POJK.01/2016 Bab 1 Pasal 1 Baris 3 menyebutkan bahwa :

“Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi adalah penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman dalam rangka melakukan perjanjian pinjam meminjam dalam mata uang rupiah secara langsung melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet”

Salah satu kelebihan yang dimiliki dari pinjaman online dibandingkan dengan pinjaman uang konvensional adalah syarat pinjaman yang lebih mudah dan sederhana.

Syarat Pinjaman Online

Jika pada layanan pinjaman konvensional kamu harus memberikan jaminan seperti perhiasan, surat kendaraan bermotor atau sertifikat tanah, maka di pinjaman ini kamu hanya perlu melengkapi beberapa persyaratan umum seperti :

  • Kartu Tanda Penduduk
  • NPWP
  • Kartu Keluarga
  • Mutasi rekening pribadi dalam 3 bulan terakhir

Selain persyaratan dokumen, kamu juga harus memenuhi persyaratan sebagai peminjam, diantaranya :

  • Merupakan Warga Negara Indonesia berusia minimal 21 tahun
  • Memiliki sumber pendapatan tetap
  • Memiliki rekening bank di Indonesia
  • Tidak memiliki utang yang tidak terlunasi

Jika kamu telah memenuhi semua persyaratan umum yang telah disebutkan di atas, maka proses pengajuan pinjaman kamu pasti akan lebih mudah untuk disetujui.

Kelebihan pinjaman online

Layanan pinjaman ini menawarkan berbagai kemudahan bagi penggunanya. Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh layanan pinjaman online, antara lain :

  • Persyaratan yang mudah

Syarat untuk permohonan pinjaman sangatlah mudah, sehingga bisa dipastikan hampir setiap orang bisa mengajukan pinjaman dari layanan online tersebut.

  • Pengajuan dapat dilakukan melalui perangkat mobile

Berkat kecanggihan teknologi, proses pengajuan pinjaman menjadi lebih mudah. Kamu hanya perlu mengisi aplikasi peminjaman uang melalui situs resmi atau aplikasi mobile perusahaan pemberi pinjaman, tanpa harus bertemu langsung dengan perwakilan dari perusahaan tersebut. Tentunya hal ini akan sangat nyaman dilakukan oleh calon nasabah karena bisa menghemat waktu.

  • Tidak memerlukan agunan atau jaminan

Kamu tidak perlu memberikan jaminan seperti surat rumah ataupun perhiasan, karena perusahaan yang memberikan pinjaman tidak akan membutuhkannya. Kamu hanya perlu memberikan copy/salinan dari dokumen-dokumen pribadi kamu untuk digunakan sebagai jaminan bahwa kamu akan bertanggung jawab untuk membayar kembali atas pinjaman dana yang akan kamu terima.

  • Tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan jawaban

Salah satu kelebihan pinjaman online adalah proses yang cepat. Kamu bisa mendapatkan jawaban apakah pengajuan pinjamanmu disetujui atau tidak hanya dalam waktu satu hari atau mungkin dalam beberapa jam saja.

  • Dana dapat digunakan untuk berbagai keperluan

Kamu bisa mengajukan pinjaman untuk berbagai keperluan, baik itu pinjaman modal usaha, maupun untuk keperluan mendesak, misalkan untuk biaya pengobatan, pendidikan, dan sebagainya. Bisa juga digunakan untuk modal usaha kecil-kecilan, karena meskipun memiliki plafon yang terbatas, tapi selama dokumen yang kamu berikan bisa meyakinkan perusahaan maka kemungkinan untuk mendapatkan nominal pinjaman yang tinggi sangatlah mungkin.

  • Tenor pinjaman bisa disesuaikan dengan kemampuan

Kamu bisa mengatur tenor pinjaman sesuai dengan kemampuan bayar dan biasanya tenor pinjaman mulai dari 6 bulan sampai dengan 36 bulan sesuai dengan nominal pinjaman yang kamu terima.

  • Tidak ada biaya penalti apabila melunasi pinjaman sebelum waktunya

Jika kamu mengajukan pinjaman konvensional, kamu seperti diwajibkan untuk melakukan pelunasan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati, yaitu dengan membayar sekian kali cicilan dalam jumlah tertentu. Apabila kamu ingin melunasinya lebih cepat atau sebelum jatuh tempo yang telah disepakati, maka kamu harus membayar biaya penalti. Lain halnya dengan pinjaman online yang tidak memberlakukan hal tersebut.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Kekurangan pinjaman online

Pinjaman online memang menawarkan berbagai kemudahan, namun juga memiliki beberapa kekurangan. Meskipun demikian, kekurangan tersebut bisa diminimalisir dengan berbagai cara agar kamu tetap bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari layanan pinjaman online.

  • Plafon pinjaman yang terbatas

Plafon pinjaman yang ditawarkan umumnya memang tidak terlalu besar. Tetapi untuk mendapatkan plafon maksimal, kamu bisa berusaha untuk melengkapi semua persyaratan yang diberikan oleh perusahaan pemberi pinjaman, karena hal ini nantinya bisa menjadi dijadikan sebuah pertimbangan bagi perusahaan tersebut untuk memberikan kamu plafon yang memadai. Tentunya kamu pun harus menentukan jumlah yang sesuai dengan kemampuanmu untuk membayar. Sangat tidak disarankan untuk melakukan rekayasa apapun dalam dokumen persyaratan hanya demi mendapatkan jumlah pinjaman yang lebih besar, karena hal itu akan merugikan diri kamu sendiri nantinya.

  • Bunga dihitung per hari

Banyak penyedia pinjaman yang menghitung bunganya per hari, hal ini tentunya bisa saja memberatkan. Kamu bisa memilih perusahaan yang menawarkan bunga bulanan rendah, karena jika bunga bulanannya saja sudah rendah, tentu bunga harian juga rendah.

  • Banyak layanan pinjaman online yang tidak dapat dipercaya

Kita memang sering mendengar berbagai pengalaman yang tidak menyenangkan terkait meminjam uang secara online. Tetapi tentunya tidak bijak untuk menganggap bahwa semua penyedia layanan pinjaman tidak dapat dipercaya.

Agar tidak terjebak seperti itu adalah dengan mengecek informasi perusahaan secara menyeluruh, dan pastikan perusahaan jasa keuangan tersebut terdaftar di OJK.

Bunga dan Biaya Pinjaman

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa bunga pinjaman online tidak boleh lebih dari 0,8% per hari, dan apabila ada perusahaan fintech yang memberlakukan bunga lebih dari yang ditetapkan, maka masyarakat bisa melaporkan langsung ke OJK untuk ditangani lebih lanjut.

Jika dihitung, bunga 0,8% per hari cukup besar, karena itu berarti bunga bisa mencapai 24% dalam sebulan. Oleh karena itu, kamu harus pintar-pintar dalam mencari perusahaan pemberi pinjaman dengan layanan terbaik.

Ciri pinjaman online terbaik

Proses pinjaman yang cepat dan mudah membuat tak sedikit orang tergoda menggunakan layanan ini. Sayangnya, pinjaman online juga sangat rentan akan tindakan penipuan. Jika kamu tidak cermat dan waspada, kamu bisa saja menjadi korban dan menderita kerugian hingga belasan bahkan ratusan juta rupiah. Namun, bukan berarti tak ada pinjaman online yang terpercaya.

Per April 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberi izin kepada 161 perusahaan fintech lending. Hal ini menjadi bukti bahwa sebetulnya telah banyak penyedia pinjaman online yang aman dan dapat dipercaya.

Berikut ini adalah ciri-ciri yang dimiliki oleh perusahaan pinjaman online terbaik yang perlu kamu ketahui :

1. Terdaftar dan diawasi di OJK

Syarat mutlak untuk terhindar dari jeratan pinjaman online ilegal adalah memastikan lembaga pinjaman tersebut telah terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK.

Namun, jika lembaga pinjaman online yang kamu temukan mengaku telah terdaftar OJK, jangan lantas percaya. OJK secara berkala mengumumkan daftar penyelenggara fintech yang legal dan ilegal. Untuk lebih amannya, kamu harus cek sendiri legalitas lembaga penyedia pinjaman yang hendak dipilih dengan mengunjungi situs resmi OJK. Kamu juga bisa menghubungi call center OJK di nomor 157 untuk bertanya langsung kepada customer service yang bertugas.

2. Bunga yang dikenakan tidak mencekik

Tidak sedikit pinjaman online yang mematok bunga pinjaman hingga dua persen per hari. Artinya, jika kamu meminjam uang senilai Rp 1 juta, bunga pinjaman akan bertambah minimal Rp 10 ribu per hari. Dalam sebulan, besar bunga pinjaman menjadi Rp 600 ribu. Jumlah ini bahkan lebih dari setengah nilai pokok utang.

Lembaga penyedia pinjaman yang baik akan mengenakan bunga yang masih wajar. Sebagai acuan, kamu bisa membandingkan bunga di lembaga pinjaman online dengan bunga pinjaman di bank. Rata-rata bunga pinjaman di bank adalah berkisar antara 0,7 hingga 2 persen per bulan. Jadi, kalau menemukan pinjaman online dengan bunga harian di atas satu persen, lebih baik hindari.

3. Memiliki alamat kantor yang jelas

Penyedia pinjaman online resmi memiliki alamat kantor yang jelas. Biasanya, alamat kantor serta nomor telepon yang bisa dihubungi tercantum pada situs resmi penyedia pinjaman. Sebaliknya, jika penyedia pinjaman tak jelas keberadaannya, besar kemungkinan lembaga tersebut ilegal atau lembaga palsu yang berniat melakukan penipuan terhadap nasabah.

4. Memiliki situs dan email resmi

Seringkali kita menerima banyak penawaran pinjaman uang tunai yang diberikan melalui SMS atau pesan di Whatsapp. Besar kemungkinan, penyedia pinjaman tersebut ilegal alias rentenir online. Apalagi, jika penyedia pinjaman itu tak memiliki situs dan email resmi. Situs penyedia pinjaman resmi harus terjamin keamanannya.

Setidaknya, situs resmi harus berawalan “https”, bukan “http”. Hal ini menandakan bahwa situs itu menggunakan protokol socket secure layer (SSL) yang menyediakan proses enkripsi pada pertukaran data untuk mencegah terjadinya pencurian dan penyadapan data pengguna. Selain itu, email yang digunakan pun merupakan email resmi perusahaan, bukan menggunakan provider email gratis.

5. Transparan mengenai mekanisme peminjaman

Penyedia pinjaman terbaik tak akan ragu menjelaskan mekanisme peminjaman, termasuk batas pelunasan, suku bunga, dan simulasi cicilan. Hal ini sesuai dengan ketentuan OJK yang mewajibkan setiap penyelenggara fintech untuk transparan kepada debitur mengenai prosedur peminjaman. Dengan begitu, debitur tidak akan merasa dirugikan karena telah mengetahui resiko dari transaksi yang dilakukan.

6. Memeriksa riwayat kredit calon debitur

Jika penyedia pinjaman meloloskan pengajuan kredit begitu saja, justru patut dicurigai. Sebab, penyedia pinjaman online yang baik tak akan sembarangan memberikan dana pinjaman.

Penyedia pinjaman yang baik akan melakukan pemeriksaan melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK untuk menyeleksi kelayakan calon debitur dalam menerima dana pinjaman.

7. Layanan nasabah mudah dihubungi

Penyedia pinjaman online terbaik memiliki layanan nasabah yang responsif. Dengan begitu, sebagai nasabah, kamu bisa mendapatkan bantuan dengan cepat saat menghadapi kendala. Kamu juga bisa memanfaatkan layanan nasabah untuk memperoleh informasi lebih dalam mengenai fasilitas pinjaman yang diperlukan.

8. Memiliki aplikasi mobile untuk mempermudah nasabah

Adanya aplikasi mobile yang mudah diakses dengan layanan yang memadai merupakan salah satu bukti bahwa perusahaan pemberi pinjaman adalah perusahaan yang bonafid. Kamu juga perlu mengecek skor dan review mengenai aplikasi tersebut dari pengguna lainnya, selain dari berapa banyak jumlah pengguna aplikasi tersebut.

Selain dari ciri-ciri di atas, perusahan penyedia layanan pinjaman online yang baik juga memberikan proses persetujuan dan pencairan dana cepat, proses pembayaran mudah (menggunakan rekening virtual), tenor yang fleksibel, serta bebas dari biaya penalti untuk pelunasan lebih awal.

Waspada pinjaman online illegal

Tingginya minat masyarakat terhadap layanan pinjaman online ini menyebabkan munculnya sejumlah perusahaan pemberi pinjaman seperti ini. Sayangnya, tidak semua perusahaan terdaftar di OJK, karena ada pula yang hanya ingin memanfaatkan ketidaktahuan nasabah demi keuntungan mereka.

Perusahaan ilegal seperti ini tentunya akan sangat merugikan para nasabahnya, karena mereka mematok bunga yang sangat tinggi, bahkan beberapa perusahaan ada yang mengancam akan membeberkan data pribadi nasabah apabila tidak melakukan pembayaran tepat waktu.

Berikut ini adalah ciri-ciri pinjaman ilegal yang harus kamu waspadai :

  • Tidak terdaftar di OJK
  • Bunga tinggi bahkan tidak terbatas
  • Informasi perusahaan seperti alamat dan lain-lain sangat tidak jelas
  • Proses pencairan yang terlalu mudah
  • Aplikasi tidak terdaftar di Playstore atau AppStore
  • Melanggar kode etik pelanggan

Jika kamu menemukan ciri-ciri seperti ini pada perusahaan pinjaman dana, maka kamu harus waspada dan sebaiknya menghindari untuk melakukan transaksi meminjam dana dengan perusahaan tersebut supaya kamu terhindar dari kerugian.

Modus penipuan pinjaman online

Saat ini, penipuan berkedok pinjaman online pun makin beragam. Biar tak terkecoh, berikut ini modus-modus penipuan pinjaman online bodong yang perlu diwaspadai.

  1. Penawaran pinjaman online langsung cair dilakukan menggunakan nomor atau alamat email pribadi dengan mengatasnamakan bank atau lembaga tertentu. Biasanya, penawaran dilakukan melalui telepon, SMS, ataupun email.
  2. Penyedia pinjaman online meminta sejumlah uang sebagai salah satu persyaratan dengan dalih sebagai biaya administrasi atau biaya layanan. Beberapa penyedia pinjaman online memang mensyaratkan biaya administrasi atau biaya layanan. Namun, biaya tersebut dipotong dari dana pinjaman, bukan dibayar di muka oleh peminjam.
  3. Penyedia pinjaman online menghubungi berulang kali dan memaksa calon debitur untuk menggunakan layanan dana pinjaman.
  4. Penyedia pinjaman online meminta informasi keuangan yang bersifat confidential, seperti data nomor kartu kredit, ATM, hingga nomor PIN.

Bagi sebagian orang, menggunakan layanan pinjaman online bisa jadi merupakan solusi sementara terhadap masalah keuangan yang dihadapi, terutama jika sedang dalam keadaan terdesak. Namun, jika dilakukan tanpa kejelian, bisa berakibat buruk dan mengganggu ketenangan hidup.

Biar bagaimana pun, keberadaan oknum pinjaman online ilegal ataupun penipuan berkedok pinjaman online memang tidak mudah untuk diberantas oleh pihak yang berwenang. Oleh karena itu, sebagai calon debitur yang baik, kitalah yang bertanggung jawab penuh terhadap setiap transaksi yang kita lakukan.

Sekalipun dalam keadaan mendesak, jangan sampai kita gegabah dalam mengambil keputusan untuk meminjam uang secara online dan menjadi lalai untuk melakukan pengecekan informasi yang penting mengenai perusahaan penyedia pinjaman. Jangan sampai kita malah justru akhirnya menyesal.

Artikel serupa

Leave a Comment