Blog BukuKas - Panduan Daftar NPWP Online Lengkap dan Persyaratannya

Panduan Daftar NPWP Online Lengkap dan Persyaratannya

Sebelum membahas bagaimana cara daftar NPWP online, seperti yang telah dibahas di artikel sebelumnya, NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor identifikasi wajib pajak yang diberikan oleh Ditjen Pajak yang harus dimiliki oleh seluruh wajib pajak yang menerima penghasilan di Indonesia, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan bidang perpajakan.

Untuk mempermudah kita dalam melaksanakan kewajiban perpajakan, Ditjen Pajak telah menyediakan berbagai sarana perpajakan online melalui situs pajak.go.id.  Semua prosedur perpajakan bisa dilaksanakan secara online, termasuk pendaftaran untuk mendapatkan NPWP.

BukuKas - Banner CTA Download BukuKas

Wajib pajak bisa melakukan registrasi secara offline dengan cara datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat, wajib pajak juga bisa memproses registrasi NPWP secara online tanpa dipungut biaya apapun.

Tetapi, cara apapun yang ditempuh, baik offline maupun online, ada beberapa persyaratan dokumen yang harus dipenuhi.

  • Bagi Wajib Pajak Pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas : Kartu identitas (KTP) bagi WNI, atau Paspor dan KITAS/KITAP bagi WNA
  • Bagi Wajib Pajak Pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas : Kartu identitas (KTP) bagi WNI, atau Paspor dan KITAS/KITAP bagi WNA, serta dokumen izin kegiatan usaha yang diterbitkan oleh instansi berwenang atau Surat Keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari pejabat pemerintah daerah, setidaknya Lurah atau Kepala Desa.

Untuk daftar NPWP online, ikuti langkah-langkah berikut:

  • Langkah pertama, klik pajak.go.id. Di halaman beranda, pilih kotak bertuliskan ‘Pendaftaran NPWP’, atau klik ereg.pajak.go.id. Lalu, kamu akan diminta untuk Login.

BukuKas - Panduan Daftar NPWP Online

  • Langkah ke-2, jika kamu sudah melakukan pendaftaran akun di situs ini, masukkan alamat email yang pernah kamu gunakan untuk registrasi, lalu masukkan password dan ketik captcha-nya.
  • Langkah ke-3, jika kamu belum punya akun di situs ini, klik daftar. Lalu masukkan alamat email yang aktif, dan ketik captcha-nya.

BukuKas - Panduan Daftar NPWP Secara Online

  • Langkah ke-4, beberapa saat kemudian kamu akan menerima email dari eregistration@pajak.go.id yang berisi link untuk melakukan verifikasi email. Klik link tersebut, lalu isi form pendaftaran NPWP.

BukuKas - Panduan Daftar NPWP Online

  • Langkah ke-5, selesaikan pengisian seluruh kolom yang tersedia, yaitu jenis Wajib Pajak (WP) kamu, pribadi atau badan, nama sesuai KTP, alamat email, isi password dan ulangi, isi nomor handphone yang aktif dan akan terus kamu gunakan, pilih pertanyaan rahasia dan jawabannya untuk kepentingan verifikasi, dan ketik captcha-nya, dan klik ‘Daftar’.

BukuKas - Panduan Daftar NPWP Secara Online

BukuKas - Panduan Daftar NPWP Online

  • Langkah ke-6, pilih status “Pusat”, jika kamu laki-laki atau perempuan lajang. Sedangkan jika kamu perempuan yang sudah menikah dan ingin mencabangkan NPWP pada suami, maka pilih cabang (yang sering disebut dengan NPWP Cabang).
  • Langkah ke-7, lengkapi dokumen penting sebagai persyaratannya. Jangan lupa juga untuk sesuaikan dengan klasifikasi status Wajib Pajak kamu, ya, apakah kamu sedang menjalankan usaha atau tidak.
  • Langkah ke-8, isi formulir yang tersedia. Setelah terisi lengkap, status pendaftaran NPWP kamu akan muncul pada laman dashboard. Klik tombol “minta token” (kode rahasia), kemudian salin captcha, dan klik submit. Token akan dikirimkan ke email kamu.
  • Langkah ke-9, lakukan copy dan paste token di email tersebut dan masuk kembali ke menu dashboard. Lalu, klik “Kirim” dan paste kode token tersebut di kolom “Token”. Setelah itu, klik “Kirim Permohonan”.

BukuKas - Panduan Daftar NPWP Secara Online

  • Langkah ke-10, jika sudah disetujui, kartu NPWP kamu akan dikirimkan ke alamat tempat tinggal terdaftar.

Jika setelah periode tersebut kamu belum mendapatkannya juga, kemungkinan ada dokumen-dokumen yang belum dilengkapi atau dianggap tidak sah. Kamu bisa memeriksa status pendaftaran NPWP melalui email atau di halaman history pendaftaran.

Jika statusnya ditolak, maka kamu harus memperbaiki beberapa data yang kurang lengkap atau kesalahan dalam pendaftaran. Silakan kembali mendaftar secara online dengan mengikuti prosedur yang sudah disebutkan di atas atau telepon ke KPP tempat kamu terdaftar untuk informasi lebih lanjut. Kamu bisa juga menghubungi Kring Pajak di nomor 1500-200 untuk mendapatkan panduan pengisian formulir pembuatan NPWP online.

Artikel serupa

1 Comment

Leave a Comment