Blog BukuKas - Peluang Usaha Agen Gas Elpiji dan Tips Sukses Memulainya

Peluang Usaha Agen Gas Elpiji dan Tips Sukses Memulainya

Sejak berlakunya aturan pemerintah mengenai migrasi dari minyak tanah ke gas LPG (Elpiji) pada tahun 2007 silam, penggunaan gas elpiji di Indonesia meningkat drastis. Gas elpiji saat ini telah menjadi kebutuhan mendasar bagi sebagian besar masyarakat, karena hampir sebagian besar rumah tangga di tanah air menggunakan kompor gas untuk keperluan memasak setiap hari. Maka tak heran bila pasokan gas elpiji semakin banyak dibutuhkan. Kondisi ini membuka peluang usaha dalam hal penjualan gas elpiji, yaitu dengan menjadi agen atau mitra PT Pertamina dalam mendistribusikan gas tersebut hingga sampai ke tangan konsumen. Simak penjelasan lengkap mengenai usaha agen gas elpiji dalam artikel berikut ini.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Jalur Distribusi Gas Elpiji

Gas elpiji atau LPG (Liquified Petroleum Gas) merupakan gas alam yang disimpan dalam sebuah tabung logam. Ketika keluar dari tabung, gas tersebutlah yang terbakar menjadi api yang kemudian dialirkan ke kompor gas dan digunakan untuk keperluan memasak. Pendistribusian gas elpiji ke masyarakat sepenuhnya dilakukan oleh Pertamina dengan sistem close loop supply chain, yaitu suatu aliran produk dari produsen hingga ke konsumen, lalu kembali ke pabrik untuk diproses ulang dan kemudian kembali lagi ke konsumen sebagai barang baru.

Dalam alur distribusi gas elpiji 3 kg, yang pertama adalah Depot LPG kemudian didistribusikan ke jalur berikutnya yang disebut SPBE (Stasiun Pengisian Bulk LPG) yang dikelola oleh Pertamina dan pihak swasta. Setelah itu, LPG diterima oleh agen LPG dan selanjutnya didistribusikan ke sub agen atau pangkalan yang berhubungan langsung dengan pengecer, warung atau juga konsumen.

Peluang Usaha Menjadi Agen Gas Elpiji

Gas elpiji pastinya banyak dicari setiap harinya, khususnya ibu rumah tangga untuk keperluan memasak. Dilihat dari kondisi tersebut, disinilah kamu bisa berpeluang membuka bisnis.

Berjualan gas elpiji tentunya adalah ladang bisnis yang selalu menguntungkan. Produk yang dijual pun tak akan menjadi kadaluarsa dan selalu dibutuhkan masyarakat setiap saat. Selain itu, saat terjadi kelangkaan gas elpiji maka harganya kian naik sehingga mendatangkan laba yang lebih besar. 

Selama ini, usaha agen gas elpiji 3 kg terbukti lebih menjanjikan dan menguntungkan ketimbang pengecer dan pangkalan gas. Tabung gas 3 kg inilah yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk memasak. 

Dengan jumlah rumah tangga di Indonesia yang semakin meningkat, kebutuhan akan gas elpiji pun semakin besar. Harga gas elpiji 3 kg sangat murah, hanya Rp 19,000 per tabung. karena adanya subsidi dari pemerintah. Berbeda dengan gas elpiji ukuran 5 kg dan 12 kg yang tanpa subsidi.

Keunggulan Menjalankan Usaha Agen Gas Elpiji

Selama ini kita lihat bahwa gas elpiji banyak dijual di berbagai tempat dengan skala usaha yang beragam, mulai dari warung, toko sembako, minimarket dan sebagainya. Banyak yang tertarik pada bisnis ini karena praktis dan menjanjikan keuntungan yang besar tanpa perlu bingung memikirkan promosi dan pemasarannya. Beberapa keunggulan berjualan gas elpiji, yaitu :

  • Banyak dibutuhkan orang

Berjualan gas elpiji terutama ukuran 3 kg akan selalu dibutuhkan dan dicari orang, terlebih jika terjadi kelangkaan akibat pasokan yang kurang dari Pertamina. Begitupun ketika harga tiba-tiba saja melonjak, keuntungan pun jadi ikut bertambah naik. 

Selain untuk keperluan rutin rumah tangga, gas elpiji 3 kg ini juga dibutuhkan oleh para pelaku UKM yang berjualan makanan. Tingginya kebutuhan pasar terhadap gas elpiji jenis ini jelas merupakan peluang bisnis yang bisa kamu manfaatkan.

  • Harganya relatif stabil

Keunggulan lain dari berjualan gas elpiji ini adalah harganya relatif stabil. Modal yang harus kamu keluarkan untuk kulakan besarnya akan selalu sama. Meski demikian, harga jualnya bisa meningkat karena sejumlah faktor.

Hal ini tentunya memberikan kesempatan bagimu untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak dari selisih harga beli dan harga jual kembali. Terlebih lagi jika terjadi kelangkaan gas elpiji ataupun pada periode tertentu, harganya bisa melambung.

Resiko Menjadi Agen Gas Elpiji

Disamping adanya keunggulan tersebut, ada pula resiko yang harus dipertimbangkan, misalkan tabung gas yang kamu beli mengalami kebocoran kecil akibat proses distribusi yang kurang baik.

Tentu saja ini akan merugikanmu. Karena itu, kamu harus teliti ketika membeli tabung gas yang akan kamu jual lagi agar tabungnya tetap dalam kondisi baik dan takarannya sesuai.

Selain itu, hal tersebut juga tentunya beresiko untuk keamanan diri sendiri. Meskipun tabung gas elpiji sudah dijamin aman oleh pemerintah namun kesalahan penyimpanan dan cacat produk tentunya bisa menimbulkan kejadian yang berbahaya, misalnya terjadi ledakan.

Sebelum memulai berjualan, pastikan kamu menempatkan LPG di tempat terpisah dari dapur dan jangkauan anak-anak. Sebaiknya hindarkan tabung gas dari cahaya matahari langsung untuk menjaga kondisinya. Selain itu, kebanyakan konsumen saat membeli juga mempertimbangkan kondisi fisik tabung gasnya.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Tips Memulai Usaha Agen Gas Elpiji

Bagi yang baru pertama kali mengajukan izin sebagai agen distributor LPG. biasanya akan diharuskan sanggup membeli gas elpiji dalam jumlah besar, yaitu 1.000 tabung. Anda juga bisa langsung membeli gas elpiji dengan jumlah besar dengan melakukan penawaran melalui website Indotrading. Nantinya lokasi usahamu ini akan menjadi pangkalan gas elpiji dan kemudian mendapatkan distribusi rutin dari Pertamina. Menjadi agen tentu memerlukan modal yang cukup besar karena penjualan dan pembeliannya dalam skala besar, namun keuntungan yang didapat juga lebih besar.

Bisa dikatakan pelaku usaha ini jarang sekali mengalami kerugian. Memang pemerintah sudah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET), namun pada prakteknya banyak yang tetap bisa mendapatkan keuntungan harga penjualan dengan selisih beberapa ribu rupiah per tabungnya. Bahkan dalam periode tertentu, seperti menjelang hari raya, keuntungan yang didapat bisa lebih besar lagi.

Untuk menjadi agen gas elpiji, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar permohonan kamu disetujui oleh pihak Pertamina. Berikut ini beberapa hal yang perlu kamu ketahui :

  1. Ada dua kelompok keagenan LPG, yaitu eks agen minyak tanah (yang sebelumnya sudah punya hak istimewa untuk mendistribusikan minyak tanah bersubsidi dari Pertamina) dan non eks agen minyak tanah. 
  2. Dalam proses pengajuan untuk menjadi agen, kamu akan diminta untuk mengisi formulir data. Isilah data ini dengan data yang terbaru dan sebenar-benarnya, karena hal ini akan mempengaruhi hasil verifikasi oleh Pertamina nantinya. Selain itu, data harus diisi dengan benar karena tidak ada kesempatan untuk merevisi. 
  3. Jika kamu mendaftar keagenan online, pastikan kamu menyertakan alamat email yang masih aktif, karena nantinya pihak Pertamina akan mengirimkan nomor registrasi secara otomatis setelah formulir diisi dengan lengkap. Email yang didaftarkan ini juga nantinya akan menjadi sarana komunikasi dengan pihak Pertamina untuk memberikan informasi seputar keagenan.
  4. Kamu harus mendirikan perusahaan berbadan hukum. Ini adalah salah satu syarat mutlak jika ingin menjadi agen gas elpiji. Nama perusahaan, alamat kantor, alamat email dan nomor telepon kantor harus disertakan dalam formulir.
  5. Pastikan kamu menyiapkan dokumen terkait pendirian perusahaan ini, yang terdiri dari : akta pendirian perusahaan (khusus bagi pendaftar yang non eks agen minyak tanah, KTP Direktur sesuai dengan yang tertera dalam akta pendirian perusahaan, NPWP milik perusahaan, Nomor Induk Agen Pertamina (khusus bagi eks agen minyak tanah), serta Rencana Wilayah Penjualan. 
  6. Kamu juga harus menyediakan fasilitas gudang. Alamat gudang ini juga harus dicantumkan dalam formulir. 
  7. Khusus bagi eks agen minyak tanah, kamu perlu menyertakan : nomor surat kontrak terakhir agen minyak tanah, daftar pangkalan minyak tanah. Sedangkan khusus untuk non eks agen minyak tanah, sertakan surat pernyataan kesanggupan untuk membeli 10.000 tabung LPG. 
  8. Bersama formulir itu, kamu juga harus menyertakan pernyataan mematuhi peraturan perundang-undangan serta peraturan pemerintah setempat dimana kamu mendirikan usaha tersebut.

Langkah-langkah menjadi agen :

  1. Mendaftarkan diri melalui situs resmi Pertamina kemitraan.pertamina.com.
  2. Melengkapi dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftarkan diri sebagai agen LPG pertamina, antara lain :
    • Surat Perjanjian Kerjasama. Di dalam surat ini dijelaskan mengenai kesanggupan kamu menjadi mitra usaha Pertamina sebagai agen LPG dan siap memberikan jaminan modal uang.
    • SIUP. Lengkapi dokumen dengan Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP, Surat Izin Gangguan, Surat Tanda Daftar Perusahaan. Untuk membuat surat dokumen tersebut, kamu bisa mendatangi kantor dinas perizinan setempat.
    • Surat Rekomendasi. Surat ini dibuat oleh pemerintahan desa setempat yang menyatakan memberikan izin dan rekomendasi untuk membuka usaha agen gas di wilayah setempat. Untuk membuat surat rekomendasi usaha agen gas elpiji ini, kamu harus meminta persetujuan tingkat RT dan RW hingga kelurahan.
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk. Kamu harus melampirkan fotocopy KTP dan foto berwarna sebagai syarat pengajuan menjadi agen gas. Selain itu, sebagai tambahan harus membuat surat pernyataan kepatuhan terhadap segala ketentuan dari Pertamina.
  3. Setelah kamu mendaftarkan diri sebagai usaha agen gas dan memenuhi persyaratannya, selanjutnya pihak Pertamina akan melakukan proses seleksi atau survey. Ada dua hal yang disurvey oleh pihak Pertamina yang menentukan pengajuan agen gas disetujui atau tidak, antara lain:
    • Lokasi Usaha : Lokasi usaha agen LPG Pertamina disyaratkan memiliki luas paling sedikit 75 meter kali 68 meter. Lebih besar lokasi usaha maka lebih bagus. Lokasi usaha berada di tempat yang tepat seperti jauh dari daerah SUTET dan jauh dari perumahan warga masyarakat.
    • Keuangan Perusahaan : Pihak Pertamina juga akan menilai kemampuan keuangan perusahan. Apakah keuangan usaha cukup besar jika dilihat dari segi modal dan lokasi yang strategis.

Setelah melakukan survey kelayakan usaha agen gas selanjutnya dalam waktu sekitar satu minggu dari proses pendaftaran, Pertamina akan memberikan pengumuman lewat email mengenai disetujui tidaknya permohonan kamu sebagai agen gas.

Berdasarkan keterangan dari pihak Pertamina, jumlah agen gas elpiji di Pulau Jawa sudah sangat banyak dan melebihi target. Jika kamu mengajukan membuka usaha agen gas di Pulau Jawa maka akan sangat sukar disetujui, sebab para pendaftar sudah banyak dan melampaui kuota.

Namun bukan berarti kesempatan tertutup. Peluang usaha jadi agen gas di pulau Jawa masih terbuka, karena jika seseorang sudah mendapatkan persetujuan ijin untuk membuka agen gas tapi dalam waktu enam bulan tidak mendirikan usaha agen gas maka bisa dilemparkan kepada orang lain yang telah mendaftarkan diri secara online. Tetapi, kalau kamu membuka usaha agen gas elpiji di luar Pulau Jawa yang masih jarang, maka proses persetujuan akan lebih mudah.

Ketentuan untuk Menjadi Agen Gas Elpiji

Persyaratan Administrasi

  1. Badan usaha harus berbentuk koperasi atau Perseroan Terbatas / PT.
  2. Menyiapkan dokumen berikut :
    • Scan KTP
    • NPWP perusahaan
    • Akta pendirian perusahaan
    • Bukti penguasaan lahan
    • Bukti saldo rekening, digunakan untuk pelengkap isian data di aplikasi online nantinya.
  3. Dokumen pendukung :
    • Untuk status hak guna bangunan (tak dijaminkan), dokumen kepemilikan yang dibutuhkan adalah
      • Sertifikat hak guna bangunan atas nama pemilik badan usaha.
      • Sertifikat hak guna bangunan atas nama badan usaha.
    • Untuk status hak guna bangunan dijaminkan, dokumen kepemilikan yang dibutuhkan adalah :
      • Sertifikat hak guna bangunan atas nama badan usaha.
      • Sertifikat hak guna bangunan atas nama pemilik badan usaha
    • Untuk status sewa lebih atau sama dengan 5 tahun, dokumen kepemilikan yang dibutuhkan adalah surat perjanjian sewa menyewa atau notarial.
    • Untuk status akta jual beli, dokumen kepemilikan yang dibutuhkan adalah
      • Akta jual beli atas nama badan usaha.
      • Akta jual beli atas nama pemilik badan usaha.
    • Untuk status pengikatan jual beli yang dari notaris
      • Dokumen kepemilikan:
        • Akta jual beli atas nama PT
        • Akta jual beli atas nama pemilik badan usaha. (Dokumen pelengkap: Bukti transaksi)
    • Untuk status: Girik / Persil C, dokumen kepemilikan yang dibutuhkan adalah :
      • Girik / Persil C atas nama Badan Usaha.
      • Girik / Persil C atas nama pemilik badan usaha.
    • Untuk status belum ada lahan
      • Dokumen kepemilikan:
        • Dana pembelian lahan 100%, harus ada kwitansi DP, fotokopi sertifikat tanah, KTP pemilik lahan, surat pernyataan jual beli
  4. Bukti saldo rekening a/n badan usaha atau pemilik.
  5. Akta pendirian perusahaan (Koperasi / PT), TDP, SIUP.
  6. Fotokopi bukti adanya kepemilikan usaha sejenis jika ada.
  7. Fotokopi bukti adanya kerjasama dengan PT. Pertamina jika ada.

Setelah dinyatakan layak oleh Pertamina untuk menjadi agen LPG, ada persyaratan umum yang harus dipenuhi. Kamu masih harus memenuhi semua persyaratan keagenan LPG 3 kg dan menandatangani kontrak.

Persyaratan administrasi yang harus dipenuhi :

  • NPWP
  • Akta pendirian badan usaha (Koperasi / Perseroan Terbatas) & perubahannya
  • SIUP
  • Surat referensi Bank
  • TDP untuk badan hukum
  • Surat IMB
  • Izin gangguan berdasar ketentuan Pemda setempat
  • Susunan kepengurusan
  • Susunan jumlah karyawan
  • Daftar pangkalan & outlet LPG 3 Kg dan juga kontrak perjanjian agen dengan pangkalan.
  • Surat pernyataan menggunakan kertas bermeterai:
    • Pakta integritas
    • Kesediaan untuk patuh pada ketentuan Perundang-undangan, PEMDA setempat, dan pastinya PT. Pertamina.
    • Kesanggupan membiaya Kesemua sarana juga fasilitas agen LPG
  • Surat keterangan penyalur LPG (Dikeluarkan instansi terkait)

Persyaratan fasilitas dan sarana

  1. Tempat usaha atau gudang
    • Ada ventilasi
      • Ventilasi maks 30 cm dari atas permukaan lantai gudang
      • 40% dari luas gudang
    • Dilengkapi gas detector
    • Lantai gudang setinggi panggung / bak truk. Bisa diakses langsung ketika loading dan unloading tabung ke dalam dan dari armada angkut.
    • Dilengkapi listrik explosion proof
    • Penumpukan tabung maks 4 tumpuk isi, 5 tumpuk kosong
    • Jarak penyimpanan tabung pada pagar tembok & outlet min 3 cm
  2. Kendaraan : Tersedia minimal 1 unit truk untuk kendaraan operasional. Truk harus layak jalan, memenuhi ketentuan yang ada.
  3. Alat timbangan : Tersedia alat timbangan jenis duduk layak pakai. Kapasitas minimal adalah 25 kg dan sudah ditera.
  4. APAR : Tersedia alat pemadam api ringan untuk gudang, kendaraan, dan outlet.
  5. Rambu petunjuk : Tersedia larangan dan rambu petunjuk di outlet dan gudang. Yakni rambu-rambu peringatan gas mudah terbakar, dilarang merokok, dan dilarang membanting tabung.
  6. Kartu identitas : Karyawan harus dilengkapi kartu identitas, seragam, dan dicantumkan dengan jelas logo LPG, nama agen, beserta nama petugas.
  7. Papan nama : Gudang & outlet harus terpasang papan nama. Dan diisi berdasar ketentuan dari PT. Pertamina.
  8. Perangkat sarana IT : Harus tersedia perangkat sarana IT paling tidak 1 unit PC, laptop, telepon, printer, sambungan internet. Dan e-mail aktif juga harus ada.
  9. Layanan antar : Tersedia sarana fasilitas layanan antar. Termasuk hotline agen LPG. Juga kendaraan pick up.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Perkiraan Modal dan Penghasilan Agen Gas Elpiji

Berikut ini adalah contoh rincian modal usaha gas LPG mulai awal sampai beroperasi :

  • Tabung Gas

Modal usaha yang dipersiapkan untuk membeli tabung gas 3 kg sebanyak 200 tabung adalah sebesar Rp 25 juta (200 x Rp 125 ribu) = Rp 25 juta.

  • Kendaraan Bermotor

Sarana transportasi untuk angkut barang gas LPG dari agen biasanya berupa mobil pick up atau motor. Kendaraan ini juga digunakan untuk pengiriman ke sejumlah warung dan toko. Sarana transportasi bisa juga berupa motor roda tiga jika pelanggan belum banyak. Namun apabila pelanggan mulai banyak, kamu membutuhkan mobil pick up untuk mengantarkan gas 3 kg kepada para pelanggan atau pengecer. Harga satu unit motor roda tiga yang baru adalah sekitar Rp 8 juta.

  • Lokasi Usaha

Pastikan lokasi usaha cukup luas untuk menampung banyak tabung gas LPG 3 kg sebagai stok. Lokasi usaha gudang dan toko gas harus berada di tempat strategis yang padat penduduk agar penjualan gas 3 kg LPG lumayan banyak perhari. Jika kamu menyewa tempat, harga sewa lokasi usaha gas LPG sekitar Rp 5 juta per tahun.

  • Brosur Usaha

Pembuatan brosur untuk dibagikan kepada calon pengecer untuk menambah banyak pelanggan. Semakin banyak pelanggan maka akan semakin besar keuntungan yang diperoleh per sekali kirim. Biaya pembuatan dan biaya fotocopy brosur sebanyak 4.000 lembar sebesar Rp 200 ribu.

  • Dana Investasi

Dana cadangan untuk pengembangan usaha dan biaya untuk membeli tabung gas 3 kg sebanyak 100 tabung. Modal usaha yang dibutuhkan sebesar Rp 12,5 juta (Rp. 125.000 x 100 = Rp 12.500.000)

Jadi estimasi total modal usaha jualan gas elpiji pertamina 3 kg dari awal sampai berjalan sebesar Rp 50.700.000,-

Cobalah untuk menentukan omzet harian yang diinginkan. Misalkan Rp 250 ribu perhari. Untuk mencapainya, berarti kamu harus mampu menjual gas LPG 3 kg sebanyak 250 tabung perhari. Dengan keuntungan yang diambil sebanyak Rp 1000 per tabung. Walaupun keuntungan kecil tapi jika terjadi penjualan banyak perhari maka penghasilan akan tetap besar.

Jika sehari kamu mampu menjual 50 tabung dengan untung Rp 3000 per tabung maka omzet harian sebesar Rp 150 ribu. Kalkulasi keuntungan Rp 250 ribu dari omzet harian pelanggan ditambah Rp 150 ribu dari omzet harian pengecer berarti keuntungan yang didapatkan adalah Rp 400 ribu perhari, dikalikan 30 hari maka keuntungan bisnis gas LPG 3 kg sebesar Rp 12 juta per bulan. Cukup besar, kan?

Artikel serupa

Leave a Comment