Blog BukuKas - Peluang Usaha Jahit Pakaian dan Tips Sukses Memulainya

Peluang Usaha Jahit Pakaian dan Tips Sukses Memulainya

Sebagian orang mungkin memandang sebelah mata pada jenis usaha jahit dan permak pakaian. Namun jangan salah, usaha yang kebanyakan berskala rumahan ini bisa menghasilkan keuntungan yang besar hanya dengan modal yang kecil. Usaha ini berpeluang bagus untuk dijalankan karena masih banyak orang yang membutuhkan jasa untuk membuat baju dengan ukuran yang pas di tubuh mereka. Permintaan jasa untuk membuat pakaian memang cukup tinggi. Bahkan menjelang hari-hari besar, permintaan dapat meningkat dua atau tiga kali lipat sekaligus. Simak selengkapnya mengenai peluang dan tips sukses usaha jahit dan permak pakaian dalam artikel berikut ini.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Potensi Usaha Jahit Pakaian

Pakaian sudah bukan sekedar kebutuhan tetapi juga sebagai bagian penting untuk menunjang penampilan seseorang agar lebih percaya diri dan terlihat modis. Pakaian juga biasanya digunakan untuk menunjukkan status sosial. 

Modelnya yang semakin bervariasi memunculkan peluang bisnis baru, mulai dari bisnis berjualan pakaian jadi, hingga peluang usaha menjahit baju sesuai dengan ukuran dan model yang diinginkan pelanggan.  

Pada kenyataannya memang bisnis yang berkaitan dengan pakaian ini tidak pernah sepi, karena seumur hidupnya, manusia akan selalu membutuhkan pakaian. Selalu ada orang-orang yang membutuhkan jasa menjahit, tidak sekedar membeli pakaian jadi. 

Selain modal untuk membeli peralatan menjahit, yang dibutuhkan untuk usaha ini adalah kemampuan menjahit dan membuat pola. Terlebih kalau kamu selalu update mengenai trend fashion terbaru dan menjaga kualitas hasil jahitan, usaha jahit kamu berpeluang untuk disenangi banyak pelanggan.

Peluang Usaha Jahit dan Permak

Sebagian orang lebih menyukai pakaian customized yang dibuat oleh penjahit langganan mereka ketimbang membeli pakaian yang sudah jadi, karena berbagai alasan. Yang pasti, dengan memesan pakaian pada penjahit, mereka bisa mendapatkan pakaian yang sesuai dengan keinginan, baik dari segi model, bahan hingga ukuran.

Terlebih lagi, untuk jenis pakaian khusus misalnya kebaya dan setelan formal, orang biasanya lebih suka menggunakan jasa penjahit. Terkadang ada pula orang yang sulit menemukan ukuran yang pas dari baju-baju yang dijual di pasaran. Karenanya, mereka pasti akan membutuhkan jasa penjahit.

Kalau kamu hobi jahit-menjahit, terampil membuat pola, dan terlebih lagi mahir dalam mendesain pakaian, hal ini bisa menjadi peluang bisnis yang bagus. Kamu bisa mulai menerima pesanan untuk menjahit pakaian, ataupun sekedar mempermak jeans.

Selain menjahit pakaian, kamu juga bisa menerima order jahitan yang lain, misalnya sprei, sarung bantal, selimut, tas, masker kain, taplak, gorden, dan sebagainya, sehingga peluang usaha makin terbuka lebar.

Peluang usaha menjahit ini memiliki prospek yang bagus pada musim-musim tertentu, seperti pada saat menjelang lebaran, menjelang tahun ajaran baru atau jika hendak ada acara penting seperti pernikahan.

Setiap menjelang lebaran, banyak orang yang menggunakan jasa penjahit untuk membuat baju lebaran, yang biasanya dibuat seragam untuk sekeluarga. Sedangkan pada saat tahun ajaran baru, para orang tua juga mendatangi para penjahit untuk menjahitkan seragam sekolah anak mereka.

Ketika ada acara pernikahan, banyak yang menggunakan jasa penjahit dalam membuat pakaian untuk momen penting tersebut agar ukurannya bisa benar-benar sesuai. Selain itu, banyak pula yang ingin membuat seragam untuk digunakan oleh sanak saudara dan sahabat dekat pada saat acara resepsi. Meskipun pendapatan hari-hari biasa dengan pada saat musim tersebut jelas jauh berbeda, tetapi hasil yang didapat pada hari biasa cukup menggiurkan.

Alasan Membuka Usaha Jahit

Usaha jahit-menjahit ini memang salah satu usaha rumahan yang menguntungkan. Berikut ini beberapa alasannya :

  • Modalnya cukup terjangkau

Modal usaha yang perlu disiapkan masih terjangkau, yaitu sekitar Rp 5 jutaan saja, yang bisa digunakan untuk membeli satu mesin jahit, kursi, benang, jarum, meteran, dan alat-alat menjahit lainnya. Jika peralatan menjahit sudah lengkap, usaha ini bisa langsung dijalankan.

Kalau harga mesin jahit baru dirasa masih cukup mahal, kamu bisa membeli mesin jahit bekas. Tetapi, walaupun bekas, carilah mesin jahit yang minim kerusakan, sehingga masih bisa berfungsi dengan baik. 

Selain itu, kamu hanya membutuhkan ruangan yang luas, mesin jahit dan segala perlengkapannya. Untuk bahan pakaian, biasanya para pelanggan akan membawanya sendiri.

Ruangan kerja penjahit memang luas karena biasanya mereka akan merentangkan kain yang lebar pada saat akan melakukan pemotongan kain sesuai pola. Kamu bisa menyiapkan ruangan yang ada di rumah, namun jika kamu memang ingin benar-benar fokus bisa juga mencari tempat yang disewakan. Tentunya pilihlah lokasi yang strategis sehingga keberadaan usaha jahit milikmu diketahui banyak orang.

Mesin jahit dan segala perlengkapan memang harganya memang tidak murah, akan tetapi paling tidak kamu membelinya hanya satu kali untuk bisa beroperasi selama beberapa waktu. Jadi jika pada awal memulai usaha kamu sudah membeli, bulan depan tidak perlu lagi membelinya. Lain halnya dengan usaha kuliner yang harus memperbaharui bahan bakunya setiap hari.

  • Cukup kemampuan jahit mendasar

Sebenarnya usaha ini tetap bisa dimulai meski kemampuan menjahit yang kamu miliki masih mendasar. skill paling dasar sekalipun, seperti memotong, mengukur, dan membuat pola. Skill menjahit kamu bisa bertambah seiring dengan berkembangnya usaha kamu, karena orderan yang masuk pun akan otomatis bertambah, baik dalam kuantitas, jenis, maupun model.

Terlebih lagi, untuk usaha khusus permak, kamu cukup menguasai teknik dasar pengukuran, pemotongan bahan, dan menjahit. Keahlian kamu akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya “jam terbang”. Tak usah khawatir apabila kamu mendapatkan pesanan yang cukup sulit untuk dikerjakan. Kamu dapat menjalin kerjasama dengan penjahit yang sudah lebih profesional untuk menyelesaikan pesanan tersebut. Jadi, kamu tak perlu menolak pesanan dari konsumen.

  • Keuntungannya cukup besar

Usaha menjahit bisa dilakukan di rumah. Ini artinya, kamu tidak perlu menyewa tempat khusus untuk menjahit, membayar uang keamanan, kebersihan, dan listrik, sehingga mengurangi biaya operasional, dan keuntungan yang diperoleh bisa lebih besar dan bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis.  

Kita ambil contoh keuntungan bersih sebesar Rp 150.000 untuk setiap pesanan jahitan. Sementara dalam satu bulan, kamu bisa mendapat orderan sebanyak 20 buah. Kalau ditotal, maka keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 3 juta/bulan. Hitungan ini adalah untuk usaha jahitan berskala kecil. Jika skala usaha jahitan besar, maka keuntungannya bisa sampai 5x lipat per bulan, namun jika demikian, kamu juga perlu mempekerjakan karyawan.

  • Sisa bahan bisa dijahit kembali

Jika bahan atau bakal pakaian dari jahitan sebelumnya bersisa, kamu bisa manfaatkan untuk membuat pakaian baru. Sisa bahan dapat disatukan hingga membentuk kain lebar, lalu dijahit seperti biasa.

Hasil dari jahitan ini nantinya bisa dijual kembali kepada pelanggan, siapa tahu ada yang berminat. Untuk harganya, sebaiknya jangan terlalu mahal karena hanya menggunakan bahan-bahan sisa. Kalau tidak laku, pakaian tersebut bisa dijadikan koleksi pribadi. Setidaknya, bahan-bahan sisa tidak langsung dibuang, tetapi bisa dimanfaatkan untuk menambah pundi-pundi pemasukan.

  • Promosi usahanya simpel

Usaha menjahit tidak seperti usaha laundry, fotokopi, atau warung nasi yang harus mencetak brosur atau spanduk untuk kegiatan promosi. Sebab, promosi dari mulut ke mulut saja sudah cukup untuk mendatangkan pelanggan baru. Jadi, kamu tidak perlu menyiapkan biaya khusus untuk promosi usaha menjahit.

Uang yang telah disisihkan untuk biaya promosi bisa digunakan untuk keperluan lain, misalnya, membeli peralatan menjahit, memperbaiki mesin jika ada kerusakan, atau menggaji karyawan bila ingin memperbesar usaha jahitan.

  • Cepat berkembang

Waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha menjahit tidak lama. Dalam kurun waktu 6 bulan saja, usaha ini bisa berkembang dengan pesat asal kualitas jahitannya bagus. 

Kualitas bagus bukan hanya berarti tahan lama, tetapi juga punya model yang tidak ketinggalan zaman dan nyaman saat dipakai. Jika jahitan kamu punya kualitas ini, percayalah kalau perkembangan usaha lebih cepat dari apa yang dibayangkan.

  • Sarana penyaluran hobi

Beruntunglah kalau kamu memang hobi menjahit, berarti usaha ini bisa dijadikan sarana penyaluran hobi sekaligus memperoleh pendapatan. Sebaiknya geluti hobi sekaligus pekerjaan ini dengan sungguh-sungguh untuk menunjang perkembangan usaha di masa yang akan datang. Apabila usaha ini mendulang sukses, kamu juga yang akan menikmati hasilnya. 

Selain itu, ada beberapa alasan lain mengapa usaha jahit itu menguntungkan, karena banyak orang yang ingin mendapatkan baju yang ukurannya pas di badan, bukan yang berukuran all size yang banyak dijual di pasaran. Hal ini berarti pangsa pasar usaha jahit menjadi semakin luas.

Kamu juga bisa menjual jasa menjahit kepada konveksi besar ataupun menjual jasa ini secara online.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Resiko Usaha Menjahit

Setiap jenis usaha pastinya memiliki resiko ataupun kelemahan, namun yang terpenting adalah bagaimana kita dapat meminimalisir hal tersebut dengan baik sehingga bisa sukses. Resiko dari usaha jahit ini diantaranya adalah :

  1. Penjahit harus selalu mengikuti trend fashion yang cepat berubah, sehingga bisa membuat pelanggan lebih tertarik. 
  2. Saat ada pelanggan yang datang membawa model baju baru untuk dicontoh, kamu benar-benar harus memberikan yang terbaik. Apabila tidak, mereka akan kecewa dan tidak akan kembali. Bisa jadi mereka malah akan memberikan testimoni negatif kepada beberapa orang lain dalam lingkaran pertemanan mereka  sehingga ikut enggan memakai jasa jahit di tempatmu.
  3. Persaingan ongkos yang tinggi. Kamu harus bisa memperhitungkan dengan baik ongkos yang kamu kenakan, sehingga di satu sisi berkenan bagi pelanggan tetapi di sisi lain juga tidak membuat kamu merugi. Banyak orang yang membandingkan ongkos menjahit di satu tempat dengan tempat lain untuk mendapatkan yang lebih murah. Namun, masalah membandingkan harga ini tidak berlaku untuk yang sudah benar-benar menjadi pelanggan, karena jika pelanggan sudah merasa cocok dengan hasil jahitan sebelumnya, mereka pasti akan kembali ke penjahit yang sama.  
  4. Usaha menjahit tidak bisa dijalankan oleh semua orang. Hanya mereka yang memang mampu atau memiliki keahlian menjahit, baik karena kegemaran atau hobi, atau karena sudah menjalani kursus maupun pelatihan sebelumnya. Intinya, tidak semua orang yang ingin memanfaatkan peluang usaha menjahit ini bisa langsung memulai begitu saja.

Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa pesaing kamu semakin sedikit karena tidak semua orang bisa menjalaninya. Kalaupun kamu tidak memiliki kemampuan menjahit dan ingin tetap membuka usaha ini, alternatifnya adalah dengan mempekerjakan tukang jahit, sehingga kamu hanya perlu memberikan modal dan memasarkan usaha tersebut.

Tips Memulai Usaha Jahit dan Permak

Setelah paham apa saja peluang dan resikonya, kini saatnya memantapkan strategi agar sukses di bisnis bidang jasa ini. Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan:

1. Menguasai kemampuan jahit-menjahit

Penjahit dibayar berdasarkan keterampilannya. Jadi, bisnis ini hanya bisa berjalan bila jika kamu mahir menjahit dan menguasai dengan baik berbagai macam tekniknya. Mulai dari pengukuran, penggambaran pola, pemilihan bahan, pemilihan benang, hingga proses menjahit dan finishing agar hasil jahitan terlihat rapi. Setiap penjahit harus benar-benar menguasai setiap hal yang berhubungan dengan proses jahit dari awal sampai akhir, karena pada akhirnya, saat menerima pesanan dari pelanggan, kamu tidak akan berhubungan dengan satu dua pola saja, melainkan berbagai pola dengan ukuran yang unik.

2. Lakukan survey pasar dan tentukan target pelanggan

Jenis pakaian sangatlah beragam, mulai dari tipe kasual hingga formal seperti kebaya. Untuk baju-baju formal, kamu membutuhkan teknik tingkat lanjut dalam membuatnya. Oleh karena itu, penting untuk menentukan sejak awal target pasar dan konsumen yang diinginkan. Jika ingin fokus pada baju pesta dan kebaya, kuasai teknik payet dan drapery. Teknik-teknik tersebut sangat penting dalam merealisasikan desain baju sesuai keinginan pelanggan.

Memang, dengan membuat jenis baju yang spesifik maka target pasar utama kamu menjadi terbatas. Namun jika hasilnya bagus, banyak pelanggan yang akan datang, karena promosi paling mudah dan cepat dalam usaha ini adalah melalui mulut ke mulut. Para pelanggan yang puas akan merekomendasikan jasa menjahit kamu kepada teman, saudara, rekan kerja mereka, dan lain-lain.

3. Pertahankan kualitas jahitan

Memberikan kualitas jahitan yang terbaik kepada seluruh pelanggan adalah hal yang utama agar usaha ini bisa terus berkembang. Jangan pandang bulu. Kualitas yang baik akan mendatangkan banyak pelanggan.

4. Atur jadwal dengan baik agar bisa menepati janji untuk menyelesaikan order

Saat menjahitkan baju, orang-orang biasanya akan bertanya kapan bajunya akan selesai dijahit. Di sini kamu perlu melakukan pengaturan waktu yang sebaik-baiknya agar bisa memperkirakan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal.

Penuhi janji dan berikan kelonggaran 1-2 hari dari jadwal yang sudah disepakati. Waktu ini dipakai untuk memperbaiki jahitan jika ada yang kurang pas.

5. Tetapkan ongkos yang pantas

Dalam menetapkan harga, cobalah lakukan survei bagaimana pesaing mematok harga jasa jahitnya. Perhatikan juga kualitasnya. Jangan jadikan harga pesaing sebagai patokan. Jika kamu yakin kualitas jahitan kamu lebih baik, kamu bisa mematok harga yang lebih tinggi, tapi tetap pantas.

6. Lakukan promosi secara online dan offline

Jangan hanya berpikir untuk memasarkan produk secara offline atau sebatas menawarkan ke tetangga dan orang-orang yang kamu kenal saja. Cobalah untuk memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia dalam media sosial, seperti Facebook dan Instagram, atau memasang iklan secara online untuk menawarkan jasa menjahit. Kita tidak pernah tahu dari mana saja pelanggan berasal, kapan mereka akan tertarik atau membutuhkan jasa kita.

Jenis Peralatan dan Perkiraan Modal Usaha Jahit

Buat kamu yang tertarik untuk memulai usaha jahit ini tetapi masih bingung mengenai modal dan potensi keuntungannya, berikut ini adalah gambaran mengenai perhitungan modal, pendapatan, keuntungan dan estimasi balik modal untuk usaha jahit.

Modal Awal Usaha Menjahit

Pada saat akan memulai usaha jahit, kamu perlu menyiapkan berbagai peralatan sebagai berikut, beserta perkiraan harganya :

  • Mesin jahit seharga Rp 2.250.000
  • Mesin obras seharga Rp 1.000.000
  • Gunting kain, benang, kertas seharga Rp 125.000
  • Benang jahit berbagai warna dasar seharga Rp 70.000
  • Benang obras berbagai warna dasar seharga Rp 50.000
  • Satu set jarum, alat untuk mendedel atau membuka jahitan, kapur untuk menggambar pola, meteran kain, dan lain-lain seharga Rp 100.000

Total modal awal ini adalah Rp 3.595.000.

Dengan uang sejumlah ini, kamu sudah bisa mulai buka usaha jasa menjahit. Namun sebelum itu, ingat pula untuk menghitung biaya operasional bulanannya berupa listrik, misalnya sebesar Rp 150.000. Dengan demikian, modal total awalnya adalah Rp 3.745.000,-.

Potensi pendapatan per bulan

Misalnya, dalam sehari kamu bisa mengerjakan 3 potong baju dengan upah per baju rata-rata Rp 60.000. Maka sehari, kamu akan mengumpulkan uang 3 x Rp 60.000 = Rp 180.000. Hal ini berarti bahwa dalam sebulan dengan asumsi libur di hari Minggu saja (4 hari) adalah Rp 180.000,- x 26 = Rp 4.680.000.

Artikel serupa

Leave a Comment