Blog BukuKas - Peluang Usaha Kue Basah dan Tips Sukses Memulainya

Peluang Usaha Kue Basah dan Tips Sukses Memulainya

Berjualan kue basah merupakan salah satu jenis usaha kuliner yang menjanjikan, karena banyak peminatnya, sehingga pangsa pasarnya luas. Siapa sih yang tidak suka dengan kue basah? Banyak orang yang menyukai kue basah sebagai cemilan atau makanan selingan yang dikonsumsi di antara waktu makan. Jenis dan rasanya pun beragam, ada yang manis, ada pula yang gurih. Kue basah juga sering dipilih untuk menjadi sajian pada berbagai acara, seperti meeting, gathering, ulang tahun dan beragam acara perayaan lainnya. Kue basah memang sudah menjadi kudapan yang harus ada di setiap acara. Maka, tak heran jika usaha berjualan kue basah berpeluang bagus untuk menghasilkan keuntungan yang menggiurkan. Bagaimana sebenarnya peluang dan tips sukses usaha kue basah? Simak artikel berikut ini ya.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Peluang Usaha Kue Basah

Usaha berbagai jenis kue, termasuk kue basah, merupakan usaha yang potensial di berbagai daerah di Indonesia, karena olahan makanan jenis ini disukai masyarakat.

Bersantai di pagi atau sore hari sambil menikmati kue kesukaan ditemani secangkir kopi atau teh adalah rutinitas yang menyenangkan bagi banyak orang.

Usaha kue basah bisa menjadi salah satu peluang usaha rumahan yang bermodal kecil namun mendatangkan keuntungan yang cukup menggiurkan. Karena itulah, usaha ini banyak dijalankan oleh para ibu rumah tangga karena dirasa cocok dengan kondisi mereka yang ingin berpenghasilan tanpa harus meninggalkan rumah, sehingga tetap dapat melakukan pekerjaan rumah tangga sehari-hari.

Seolah tak lekang oleh zaman yang terus berganti, kue basah–baik yang berupa kue tradisional maupun yang kekinian, masih tetap menjadi jenis makanan yang disajikan di berbagai perhelatan penting. Begitu potensialnya usaha kue basah ini, sehingga mendorong banyak orang untuk menggeluti bisnis ini, meskipun di tengah persaingan yang ketat.

BukuKas - Usaha Kue Basah

Buat kamu yang hobi membuat bermacam-macam kue, terlebih yang senang mencoba berbagai resep baru dan seringkali berhasil, sayang sekali kalau hobi yang satu ini dilewatkan begitu saja tanpa dijadikan suatu peluang untuk memperoleh pendapatan. Keahlian membuat kue ini sudah bisa jadi suatu modal, meskipun sebenarnya orang yang belum mahir pun bisa mempelajarinya asalkan dilakukan dengan sungguh-sungguh hingga berhasil.

Untuk menyiasati persaingan, kamu perlu menggunakan resep terbaik yang sudah sering kamu gunakan atau sudah melewati uji coba dan berhasil. Kamu bisa mendapatkan resep ini dari berbagai sumber misalnya majalah, buku resep, ataupun melalui resep yang bertebaran di internet. Dengan demikian, kamu bisa melakukan perbandingan resep dan mendapatkan resep dengan takaran terbaik.

Kelebihan dan Kekurangan Usaha Kue Basah

Setiap usaha pastinya memiliki kelebihan dan resikonya masing-masing. Usaha kue cenderung mempunyai banyak kelebihan, sedangkan resiko atau kekurangannya relatif kecil.

  • Kelebihan Usaha Kue Basah

Kelebihan usaha kue basah ialah pasar yang masih sangat luas, belum banyak pengusaha berskala besar melirik usaha tersebut. Sebagian besar usaha kue basah masih berskala rumahan dan hanya menerima pesanan saat ada acara tertentu saja.

Apalagi usaha ini bisa dengan mudah dilakukan, bahkan orang awam sekalipun bisa belajar usaha kue secara otodidak. Selain itu, kue juga bisa dibuat dengan lebih bervariasi sesuai kreativitas masing-masing pembuat kue. Kelebihan lainnya yaitu, usaha ini bisa dimulai dengan modal yang kecil, sehingga bisa dibilang sebagai salah satu bisnis rumahan yang potensial. Target pasarnya tergolong sangat luas, karena kue basah adalah kuliner yang banyak dicari. Pembuatnya harus kreatif, karena sebetulnya banyak varian menu yang bisa diolah sesuai kebutuhan pasar. Cara pemasarannya pun sebenarnya tidak terlalu sulit.

  • Kekurangan Usaha Kue Basah

Salah satu resiko dari usaha ini adalah permintaan yang tidak stabil. Terkadang juga, ada beberapa jenis kue yang musiman. Karena terkadang, omzet penjualan kue akan berkurang ketika kue yang dijual tidak sesuai lagi permintaan pasar.

Kalau sudah begini, pemilik usaha harus memutar otak untuk bisa membuat produk lain yang disukai pelanggan. Selain itu, sifat kue basah yang mudah basi, membuat para pembuat kue sering merugi saat kue yang dijualnya tidak segera laku. Yang jelas, tingkat persaingan dalam usaha ini tergolong cukup ketat. Untuk menjalankan usaha ini pun diperlukan peralatan pengolahan yang cukup banyak.

Analisa Modal dan Keuntungan Usaha Kue Basah

  • Modal

Saat akan memulai suatu usaha, pastinya modal menjadi faktor yang sangat penting. Modal ini bisa berupa penyewaan tempat, pembelian alat-alat, hingga biaya operasional. Ada jenis-jenis kue yang memerlukan peralatan khusus dalam pembuatannya, misalnya mixer, oven dan sebagainya. Ada pula yang lebih sederhana, yang bisa dibuat dengan peralatan yang sudah umum digunakan di dapur. Penyewaan tempat sebenarnya tidak perlu, karena kamu bisa menjalankan usaha ini di rumah sendiri.

  • Biaya Operasional

Biaya operasional merupakan biaya yang dikeluarkan saat kamu melakukan sebuah produksi, dimana dalam biaya tersebut terdapat beberapa poin penting. Berikut adalah rincian kasar biaya pembuatan kue selama satu bulan :

    • Bahan Pembuatan Kue : Rp. 2.500.000
    • Gas 30 Hari : Rp. 300.000
    • Listrik dan Air : Rp. 500.000
    • Transportasi : Rp. 300.000
    • Gaji 2 Karyawan : Rp. 2.000.000
    • Lain-lain : Rp. 500.000

Dari biaya-biaya di atas dapat disimpulkan bahwa biaya produksi selama satu bulan berkisar sekitar Rp. 6.100.000.

  • Keuntungan

Keuntungan Usaha kue terdiri dari dua macam jenis, yaitu keuntungan kue yang dijual sehari-hari dan juga kue yang dibuat berdasarkan pesanan khusus. Misalnya saja kue bijian terjual 30 biji per hari dengan satu kue berharga Rp. 5.000, maka dalam satu bulan kamu mampu menghasilkan total Rp. 4.500.000.

Sedangkan untuk kue pesanan per bulan, misalkan kamu mampu menerima pesanan sebanyak 10 kali. Dengan estimasi per satu pesanan kamu bisa menerima Rp. 500.000, maka satu bulan kamu mampu mendapatkan Rp. 5.000.000.

Dengan demikian, perkiraan pendapatan selama satu bulan penuh ialah Rp. 9.500.000, dimana biaya produksi sekitar Rp. 6.100.000. Dengan begini keuntungan bersih yang kamu terima selama satu bulan adalah Rp. 3.400.000.

BukuKas - Banner CTA Download BukuKas

Contoh lainnya untuk analisa modal dan keuntungan adalah sebagai berikut :

Untuk menentukan modal, sebetulnya diperlukan pembahasan yang lebih spesifik terkait jenis kue yang akan dibuat. Namun, di sini kita bisa mengulas secara umum. Berikut modal yang diperlukan untuk bisnis kue skala menengah:

    • Bahan baku pembuatan kue : Rp300.000 x 30 = Rp9.000.000 (untuk produksi 30 hari, per hari Rp300.000)
    • Gas (untuk 30 hari) : Rp300.000
    • Pengeluaran listrik dan air : Rp250.000 per bulan
    • Total pengeluaran : Rp9.550.000

Keuntungan
Omzet per hari dari modal di atas bisa mencapai Rp500.000.
Untuk menghitung keuntungan bersih, yaitu Rp500.000 x 30 = Rp15.000.000. Kemudian dikurangi total pengeluaran, Rp15.000.000 – Rp9.550.000 = Rp5.450.000.

Tips Memulai Usaha Kue Basah

Cara memulai bisnis ini sebenarnya tidak sulit, asalkan kamu memiliki keahlian untuk membuatnya. Beberapa tips untuk menjalankan usaha ini antara lain :

  • Membuat Perencanaan yang Matang

Setiap bisnis selalu membutuhkan sebuah rencana, yang merupakan bagian terpenting pada saat memulainya. Perencanaan yang matang dapat mengantisipasi berbagai hambatan.

  • Mempersiapkan Modal

Yang membuat usaha ini menarik bagi banyak orang adalah karena bisa dimulai meskipun dengan modal yang pas-pasan. Modal yang dipersiapkan harus sudah mencakup bahan-bahan kue dan peralatannya. Simak penjelasan selanjutnya mengenai analisa modal dan keuntungan.

  • Tentukan Jenis Kue Basah yang Akan Diproduksi

Ada banyak jenis kue basah yang dipasarkan. Sebelum menjatuhkan pilihan, alangkah baiknya lakukan survei kecil-kecilan terlebih dahulu untuk memahami selera pasar. Dengan begitu, kue yang kamu produksi akan mudah terjual.

  • Ciptakan Kue Basah yang Kreatif dalam Hal Tampilan dan Rasa

Makanan yang kreatif dan unik menjadi daya tarik tersendiri. Agar bisa menciptakan kreasi yang berbeda, sebaiknya terlebih dahulu memahami selera pasar. Untuk mendapatkan terobosan baru, cobalah untuk berkreasi dalam mengembangkannya.

Membuat kue tidak harus berukuran besar. Ukuran yang kecil pun bisa menjadi ide yang bagus untuk kamu terapkan, karena kue berukuran kecil juga banyak diminati sebagai camilan ringan, teman bersantai, ataupun kudapan sembari menikmati minuman di cafe.

Permintaan akan kue mini cukup besar. Hal ini tidak lepas dari banyaknya tempat usaha kuliner yang menawarkan menu kue mini tersebut, misalnya coffee shop. Disini kamu bisa bekerja sama dengan tempat-tempat tersebut untuk dapat menjual kue buatanmu.

  • Buatlah Kemasan yang Menarik

Kemasan yang menarik juga mampu merebut perhatian pelanggan untuk membelinya. Kemasan juga penting diperhatikan untuk jenis kue kering. Kemasan yang unik dan menarik juga akan memudahkan kamu untuk berpromosi.

  • Carilah Lokasi yang Strategis

Sebenarnya hal ini tidak mutlak, karena kamu bisa memulai usaha ini di rumah sendiri. Namun jika ingin membuka usaha ini di suatu tempat, lokasi yang cocok adalah sebagai berikut :

    • Dekat dengan jalan yang sering dilalui pejalan kaki
    • Di tempat industri seperti perkantoran
    • Berdekatan dengan sekolah atau kampus
    • Membuka stand di suatu acara-acara tertentu

Namun, jangan jadikan lokasi sebagai tujuan utama. Meski tidak memiliki lokasi strategis, kamu masih berpeluang dengan memasarkannya secara online dari rumah saja.

  • Belajar dari Kompetitor

Cobalah memetik pelajaran berbisnis kue basah dari kompetitor. Contohnya, belajar konsep bisnis kue yang cocok dijual kapan saja dan di mana saja. Cari juga apa yang menyebabkan suatu perusahaan kue menjadi gulung tikar. Dengan begitu, kamu bisa mempelajari langkah-langkah yang harus ditempuh.

  • Tetapkan Harga yang Sesuai

Banyak penjual kue basah yang masih salah kaprah dalam menetapkan harga. Hal ini membuat kue mereka tidak bisa bersaing di pasaran dari segi harga. Oleh karena itu, penting untuk melakukan survei harga terlebih dahulu. Setelah itu, tentukan harga yang kompetitif dengan membandingkannya dengan harga dari pesaing.

  • Berikan Pelayanan yang Ramah dan Responsif

Pelayanan terhadap pelanggan adalah hal penting yang perlu diperhatikan. Kamu harus memberi pelayanan yang ramah dan juga responsif. Hal ini bisa menjadi modal awal yang sangat bagus untuk pertumbuhan usaha kedepannya.

BukuKas - Banner CTA Download BukuKas

Tips Meningkatkan Keuntungan Usaha Kue Basah

Setelah mengetahui cara memulainya, simak juga beberapa tips berikut untuk meningkatkan keuntungan :

  • Meningkatkan Nilai Jual

Tingkatkanlah nilai jual untuk menarik minat pembeli. Dengan begitu, pembeli akan merasa mendapatkan nilai lebih jika membeli kue di tempat usaha kamu. Ada banyak cara untuk meningkatkannya. Misalnya, melayani pengiriman bagi yang melakukan pemesanan secara online.

  • Menambah Jumlah Produksi

Cara yang satu ini hanya cocok untuk yang sudah memiliki target pemasaran yang luas. Jika kamu sudah memiliki pasar yang luas, tidak ada salahnya untuk menambah jumlah produk yang dipasarkan. Dengan begitu, profit pada bisnis kamu pun perlahan-lahan akan terus meningkat.

Mana yang menurut kamu yang layak untuk ditambah? Sebaiknya, lihatlah dari sisi penjualan. Jenis kue yang bagus penjualannya sebaiknya ditingkatkan produksinya.

  • Memperluas Bidang Produksi

Cara selanjutnya untuk meningkatkan profit adalah dengan memperluas bidang industri. Misalnya, menambah beberapa menu kue baru ke dalam list produksi kamu. Dengan begitu, jangkauan pasar pun akan semakin luas.

  • Terus Mencari Target Konsumen Baru Setiap Hari

Saat ini, internet memudahkan kita untuk mencari konsumen baru setiap hari. Kamu bisa mempromosikan kue buatanmu melalui media sosial secara gratis. Jika cukup uang, bisa juga mempromosikannya secara berbayar.

Memasarkan Produk Kue Basah

Pada dasarnya terdapat beberapa cara untuk membuat kue buatan kamu laku di pasaran, yaitu dengan menjualnya secara langsung ataupun menerima pesanan.

Promosikan kue buatan kamu di berbagai media, mulai dari penawaran secara langsung ataupun melalui online. Media sosial bisa menjadi salah satu sarana promosi yang bisa kamu manfaatkan. Media ini kini sangat efektif untuk memasarkan berbagai produk.

Cukup foto produk kue kreasi kamu, dan upload ke media sosial, maka kamu bisa menerima pesanan dari orang yang tertarik dengan produk tersebut. Disini, kamu juga bisa memulai membuat brand atau nama sendiri untuk usaha kue yang didirikan. Kamu bisa memanfaatkan fitur status pada WhatsApp, ataupun story pada Facebook dan Instagram untuk berpromosi.

Sebagai bagian dari promosi, yang juga penting adalah jangan lupa menyertakan logo, alamat dan nomor pemesanan pada kemasan. Berikan juga penawaran dengan harga promo pada hari-hari tertentu. Kamu juga bisa meminta pelanggan untuk memberikan testimoni pada akun media sosial ataupun aplikasi chat mereka.

Artikel serupa

Leave a Comment