Blog BukuKas - Peluang Usaha Rumahan untuk Ibu Rumah Tangga

Peluang Usaha Rumahan untuk Ibu Rumah Tangga

Tidak hanya mengurus keluarga, ibu rumah tangga juga bisa memanfaatkan waktu luangnya dengan menjalankan bisnis yang cocok, yang disesuaikan dengan kondisi, skill, serta modal yang dimiliki. Usaha rumahan ini beragam jenisnya, baik yang menjual produk, maupun menawarkan jasa. Selain bisa membantu keuangan keluarga, berbisnis di rumah juga bisa menjadi sarana penyaluran hobi. Tanpa harus mengeluarkan modal besar, ada banyak peluang usaha rumahan bagi ibu rumah tangga. Artikel ini akan membahas 10 diantaranya.

Menjadi ibu rumah tangga terkadang membuat seseorang merasa jenuh pada saat-saat tertentu, karena hampir setiap hari harus menjalani rutinitas mengurus suami, anak-anak dan segala keperluan keluarga. Banyak yang sewaktu masih single sudah terbiasa mandiri, berkarier dan memiliki penghasilan sendiri, namun dihadapkan pada pilihan sulit ketika ingin terus bisa mengaktualisasi diri serta memiliki pendapatan, tanpa harus meninggalkan anak-anak di rumah.

Sekarang, kondisi semacam ini bukan masalah lagi, karena banyak peluang usaha rumahan yang bisa dijalankan sambil mengurus rumah tangga. Dengan kemudahan teknologi yang tersedia saat ini, yaitu perangkat mobile yang terkoneksi internet, kesempatan bagi ibu rumah tangga untuk bisa menekuni suatu usaha secara online dari rumah semakin terbuka luas. 

Memang ada konsekuensi yang harus dihadapi, karena si ibu harus menjalankan dua fungsi dan tanggung jawab sekaligus, yakni mengurus keluarga dan mengembangkan bisnisnya. Oleh karena itu, ibu rumah tangga yang ingin menjalankan bisnis rumahan harus pandai-pandai memilih jenis usaha yang cocok dan fleksibel, yang bisa disesuaikan dengan kondisi yang harus dihadapi sehari-hari. 

Peluang-Peluang Usaha Rumahan

Untuk mengusir kejenuhan, ibu rumah tangga bisa memanfaatkan waktu luang untuk menekuni bisnis rumahan tanpa mengesampingkan tugas utamanya dalam mengurus rumah tangga. Jika bisnisnya sukses, maka rasa jenuh dapat terusir, kegemaran bisa tersalurkan, dan keuangan keluarga pun dapat terbantu. Lalu, jenis bisnis apa saja yang cocok bagi ibu rumah tangga?

1. Usaha katering harian

Usaha rumahan pertama yang bisa ditekuni yaitu membuka usaha katering harian. Memasak tentunya sudah menjadi bagian dari keseharian seorang ibu rumah tangga. Bagi ibu rumah tangga yang memiliki hobi berkreasi dengan bahan makanan hingga mampu menghasilkan berbagai sajian yang lezat dan menarik, cobalah membuka usaha catering dengan masakan rumahan. 

Sediakan pilihan menu yang berbeda setiap harinya, yang bisa ditawarkan dalam bentuk paket menu yang mengkombinasikan beberapa jenis masakan, misalkan suatu jenis sayur dengan lauk pauk tertentu.

BukuKas - Usaha Harian : Bisnis Katering Harian

Targetnya adalah orang-orang yang dalam kesehariannya sibuk sehingga tidak sempat memasak untuk sendiri maupun keluarga mereka, baik untuk sarapan maupun makan siang.  

Untuk membuat usaha katering kamu menjadi lebih menarik, gunakan media sosial, seperti Instagram, agar lebih banyak orang mengetahui tentang masakan apa saja yang kamu sediakan. Kamu bisa mengunggah foto-foto masakan yang menarik, yang menggiurkan calon konsumen kamu.

2. Menjual kue dan cemilan

Ibu rumah tangga yang hobi membuat berbagai macam kue dan cemilan bisa mengubah hobi mereka menjadi uang, karena usaha berjualan kue dan cemilan  bisa memberikan keuntungan yang menggiurkan, dan potensi pasarnya masih sangat besar. Yang diperlukan adalah kejelian melihat peluang pasar agar produk yang dijual bisa sukses di tengah persaingan yang ketat.

BukuKas - Usaha Harian : Jualan Kue dan Snack

Kuncinya adalah branding, yaitu dengan membangun image brand yang kuat dan packaging yang menarik, inovasi (menciptakan makanan unik dan berbeda). Optimalkan juga pemanfaatan media sosial dengan  strategi promosi dan pemasaran yang tepat, serta berikan nilai tambah pada produk, misal bebas gluten, bebas pengawet, dll. 

Selain itu, untuk produk cemilan, kamu juga bisa bekerjasama untuk menjual produk orang lain dengan melakukan re-package, atau mengemas kembali produk tersebut dan memasarkannya dengan menggunakan brand kamu sendiri.

3. Usaha jahit dan permak

Ibu rumah tangga yang terampil menjahit, membuat pakaian, mempermak baju dan celana bisa membuka usaha jasa menjahit di rumah. Layanan yang diberikan bisa berupa menjahit pakaian serta barang-barang lainnya yang diperlukan di rumah, misal sprei, sarung bantal, bedcover, tirai, selimut, dan sebagainya. 

Di daerah mana pun, jasa menjahit selalu diperlukan orang walaupun hanya sewaktu-waktu, entah itu untuk keperluan mengecilkan baju, menjahit baju yang robek, mempermak celana jeans, memasang atribut seragam, dan sebagainya.

BukuKas - Usaha Harian : Usaha Jahit dan Vermak

Jasa menjahit yang juga sering dicari orang adalah yang bisa membuat baju-baju khusus untuk event tertentu, terlebih untuk orang-orang yang ingin bajunya memiliki desain atau model dan ukuran yang customized, yang tidak bisa mereka dapatkan di toko baju, misalkan kebaya, setelan formal, kostum, baju batik yang seragam untuk keluarga atau kantor, dan lain-lain.   

Bagi yang tertarik dengan fashion, usaha jahit bisa jadi langkah awal untuk usaha selanjutnya, misalkan membuat rancangan baju sendiri kemudian dijual secara online sehingga bisa menjangkau pasar yang luas.

4. Menjual baju muslim dan hijab

Bisnis fashion, termasuk baju muslim dan hijab, sepertinya terus berkembang pesat. Ibu rumah tangga bisa menjual produk-produk baju muslim yang dipadupadankan dengan hijab serta aksesoris lainnya secara online, misal dengan menawarkan produk lewat WhatsApp, Instagram, serta membuka toko di marketplace.

BukuKas - Usaha Harian : Jualan Hijab dan Busana Muslim

Produk yang dijual bisa berupa hasil kerjasama dengan desainer dan penjahit lokal dengan membangun brand milik sendiri, maupun dengan menjadi reseller atau dropshipper untuk produk orang lain. Tawarkan produk yang beragam, baik untuk dewasa maupun anak-anak, karena belakangan ini bisnis baju muslim dan hijab untuk anak juga semakin populer.

5. Usaha makanan bayi

Semakin meningkatnya kesadaran para ibu untuk memberikan makanan yang sehat bagi bayi (Makanan Pendamping ASI atau MPASI) memunculkan peluang bisnis yang bagus, yaitu usaha menjual MPASI yang homemade, yang tentunya lebih menyehatkan ketimbang MPASI instan yang diproduksi oleh industri besar. 

Target pelanggannya adalah para ibu yang tidak sempat membuat MPASI, misal karena kesibukan di kantor. Mereka ingin memberikan nutrisi yang terbaik untuk bayinya, namun tidak punya waktu untuk membuat sendiri.

BukuKas - Usaha Harian : Jualan Makanan Bayi

Usaha ini memang memerlukan pengetahuan khusus seputar MPASI, termasuk soal cara membuatnya, tekstur makanan yang dibedakan sesuai umur bayi, jenis-jenis dan kombinasi bahan yang digunakan agar nutrisinya lengkap, dan sebagainya. Oleh karenanya, bisnis ini cocok ditekuni oleh ibu rumah tangga yang pada dasarnya sudah memiliki pengalaman pribadi seputar menyiapkan makanan untuk bayi mereka sendiri.  

Bisnis ini pada dasarnya bisa dijalankan dari rumah seperti halnya catering makanan rumahan. Hanya saja, makanan yang dijual adalah makanan khusus bayi dan balita. Jenis makanan yang ditawarkan bisa beragam, mulai dari makanan berat yang mengkombinasikan sumber karbohidrat, protein, dan vitamin dan mineral ; cemilan, misalkan biskuit, hingga berbagai dessert.

6. Menjual kebutuhan bayi dan anak-anak

Kehidupan seorang ibu tentu sangat dekat dengan dunia bayi dan anak-anak. Karenanya, mereka pasti sudah familiar dengan berbagai barang kebutuhan bayi sejak dilahirkan, serta berbagai keperluan sesuai usia dan tahap tumbuh kembang mereka.

BukuKas - Usaha Harian : Jualan Kebutuhan Bayi

Produk yang dijual adalah berbagai perlengkapan bayi, termasuk baju, popok, mainan, stroller, dan sebagainya. Kamu bisa juga menjual berbagai produk lainnya untuk ibu hamil dan menyusui, serta produk fashion untuk balita dan anak-anak.

7. Menjadi dropshipper

Bagi ibu rumah tangga yang tertarik untuk bisnis fashion, tetapi terkendala modal, bisa menjadi dropshipper. Dengan sistem dropship, kamu bisa sangat dimudahkan karena:

  • Modal sangat kecil, bahkan bisa tanpa modal sama sekali
  • Kamu tidak perlu nyetok barang dan khawatir jika tidak habis dan menumpuk
  • Kamu bisa menjalankannya sambil mengurus anak-anak di rumah saja, asalkan tersedia perangkat mobile dengan koneksi internet

BukuKas - Usaha Harian : Bisnis Dropshipper

Dengan menjadi dropshipper, kamu tidak memerlukan stok barang ataupun memproduksi barang sendiri. Kamu cukup membantu para produsen untuk menemukan konsumen yang akan membeli produk mereka, serta memastikan mereka menerima barang pesanannya. 

BukuKas - Banner CTA Download BukuKas

Kebanyakan para pemilik toko online di marketplace pada dasarnya merupakan dropshipper. Mereka membantu produsen untuk menemukan konsumen dengan lebih mudah. Media sosial seperti Facebook dan Instagram juga menjadi tempat yang nyaman bagi para dropshipper menjalankan bisnisnya.

8. Menjadi penulis dan penerjemah

Kalau kamu adalah ibu rumah tangga yang suka menulis, atau bahkan pernah aktif menulis sebelumnya, pengalaman dan kegemaran kamu dalam menulis bisa membuahkan pendapatan dengan bekerja di rumah saja, hanya bermodalkan perangkat PC ataupun laptop yang terkoneksi dengan internet.  

Banyak website atau media online yang menyediakan platform untuk kamu yang suka menulis artikel, dan mendapatkan bayaran dari setiap artikel yang berhasil diterbitkan.

BukuKas - Usaha Harian : Jasa Penulis Artikel

Selain itu, kamu juga bisa membuat blog sendiri. Sebagai permulaan, kamu bisa menggunakan blog gratisan semacam blogspot.com. Jika ingin terlihat lebih profesional, cukup mengganti alamat domainnya menjadi Top Level Domain dengan sejumlah biaya tertentu per tahun. Blog dengan trafik tinggi akan mendatangkan uang, misalnya dengan bergabung sebagai publisher Adsense, menjual space iklan, atau menjual produk tertentu lewat blog tersebut.

Untuk yang berkemampuan dalam berbahasa asing, banyak juga peluang pekerjaan penerjemah tulisan yang tersedia di berbagai situs bagi para freelancer.

9. Menjual produk suplemen dan kosmetik

Sekarang ini di media sosial seperti Facebook dan Instagram, banyak sekali iklan beragam produk suplemen kesehatan dan kecantikan serta produk kosmetik. Iklan semacam ini pada umumnya menawarkan para ibu rumah tangga untuk bergabung dalam bisnis mereka sebagai agen marketing produk-produk tersebut, dengan kelebihan “bisa bekerja dari rumah dan mendapatkan untung besar”.

BukuKas - Usaha Harian : Bisnis Jualan Suplemen Kecantikan dan Kosmetik

Produk yang ditawarkan bisa beragam, mulai dari produk baru hingga yang sudah terkenal brand-nya. Buat kamu yang tertarik bergabung dengan bisnis serupa, manfaatkan media sosial serta marketplace untuk memasarkan produk yang kamu jual.

10. Usaha berkebun

Bagi para ibu rumah tangga yang hobi menanam buah dan sayur di pekarangan rumah, maka bisnis berkebun bisa jadi peluang usaha yang mendatangkan keuntungan. 

Tentunya akan lebih menguntungkan lagi kalau buah atau sayuran yang ditanam merupakan jenis yang sulit didapatkan di pasar sekitar tempat tinggalmu, atau yang pada umumnya jarang dijual di pasar tradisional, misalkan kale, arugula, tomat cherry, selada, lobak merah, dan buah beet.

BukuKas - Usaha Harian : Usaha Kebun Sayuran

Kalau kamu mampu memanfaatkan hobi ini, kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan bagi keluarga. Bisnis perkebunan ini tentu membutuhkan perawatan secara rutin.

Pembuatan kebun vertikal atau disebut juga green wall / bio walls / eco walls dapat menjadi celah usaha yang cukup menjanjikan. Dalam pembuatan media tanam untuk kebun vertikal, usahakan agar mudah dalam pengangkutan atau mudah dipindahkan, serta terkesan praktis namun tetap mempertimbangkan unsur keindahan.

Tips Berbisnis dari Rumah

Sebagai ibu rumah tangga yang memiliki tugas pokok mengurus keluarga, tentu akan ada banyak konflik kepentingan yang terjadi, terutama tanggung jawab mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan juga mengembangkan usaha yang digeluti. Lalu, bagaimanakah caranya mewujudkan harmonisasi dua kepentingan tersebut? Inilah tips dan kiat yang bisa anda cermati.

  • Buat perencanaan awal ‘To Do List’. Setiap hari sebelum tidur buat daftar segala hal yang akan dirancang atau dikerjakan besok. Pentingnya buat pada waktu malam sehingga kita bisa set dalam pikiran bawah sadar. Dari situ kita sudah mengingatkan anggota tubuh untuk ambil tindakan segera setelah bangun tidur.
  • Buat jadwal agar bisa mengatur waktu dengan efektif.
  • Buat checklist untuk melihat hal-hal yang sudah atau belum dikerjakan agar tidak kelupaan.
  • Kuasai kemampuan multitasking atau mengerjakan banyak hal dalam satu waktu.
  • Susun atau atur jadwal anak-anak.
  • Masak menu yang lebih simpel.
  • Minta dukungan dan saran dari suami dan keluarga agar semua hal tetap berjalan harmonis.

***

Itulah 10 diantara berbagai jenis bisnis rumahan yang bisa dijalankan oleh ibu rumah tangga, serta tips agar semuanya tetap berjalan dengan baik, sehingga kamu bisa mengurus rumah tangga membantu keuangan keluarga dengan menjalankan bisnis mandiri. Yang pasti, apapun jenis usahanya, lakukanlah pembukuan secara praktis dengan menggunakan aplikasi keuangan digital yang membantu mengelola keuangan usaha kamu.

Artikel serupa

Leave a Comment