Blog BukuKas - Resep dan Cara Membuat Donat, Plus Tips Anti Gagal untuk Pemula

Resep dan Cara Membuat Donat, Plus Tips Anti Gagal untuk Pemula

Kue berbentuk bulat dengan lubang di bagian tengahnya ini sudah lama jadi favorit banyak orang, dari anak-anak hingga dewasa. Donat dibuat dengan berbagai variasi, baik dari segi bahan yang ditambahkan, cara pembuatan, maupun topping dan filling (isian). Bahkan ada pula yang bentuknya berbeda. Dari segi bahan yang ditambahkan, selain kentang yang umum digunakan, ada pula yang dibuat dengan campuran ubi, singkong, ketan, labu kuning, bahkan beberapa jenis sayuran maupun buah-buahan. Cara pembuatannya juga tidak hanya digoreng, karena ada pula yang dikukus maupun dipanggang. Bentuknya pun tidak melulu bulat dengan lubang di tengahnya, karena banyak yang mengkreasikannya, misalnya menjadi seperti sandwich, menjadi bentuk kotak, dan sebagainya. Tertarik untuk mencoba membuat donat? Simak artikel berikut ini yang akan membahas beberapa resep donat dan cara membuat donat beserta tips anti gagal bagi pemula.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Keistimewaan Donat

Seakan tak lekang oleh waktu, donat sejak dahulu menjadi jajanan favorit. Berbagai topping dan isian lezat membuat kue ini enak untuk dijadikan kudapan yang bisa dinikmati setiap saat. Penyajiannya juga praktis, bisa langsung dimakan seperti halnya roti. Lebih nikmat lagi jika disajikan dengan secangkir kopi.

Jika dahulu hanya kita kenal donat dengan rasa yang manis, dengan topping meses dan taburan gula halus, sekarang banyak kita jumpai varian donat dengan topping maupun isian yang gurih.

Sebenarnya, membuat donat itu mudah jika sudah memahami triknya. Waktu pembuatannya pun tidak terlalu lama, hanya sekitar 1 hingga 2 jam saja. Jadi, jika ingin menikmati donat, tidak harus selalu membeli, tetapi bisa membuat sendiri dengan berbagai kreasi.

Asal Usul Donat

Hingga saat ini asal usul donat masih diperdebatkan. Hal ini diantaranya karena konsep adonan roti yang digoreng tidak dimiliki secara eksklusif oleh satu negara atau budaya saja. Variasi sajian yang mirip donat terdapat di banyak tempat di seluruh dunia.

Meskipun demikian, ada beberapa peristiwa yang menonjol dalam sejarah lahirnya donat seperti yang kita kenal sekarang. Di Indonesia sendiri, kudapan manis sederhana ini pernah begitu populer, terutama setelah gerai waralaba donat asal Amerika hadir di Indonesia di tahun 1980an.

Catatan sejarah menunjukkan bahwa Belanda membuat olykoeks, atau diartikan sebagai “kue minyak,” pada awal abad ke-19, yang disebut sebagai cikal bakal donat. Makanan ini hanyalah bola kue yang digoreng dengan lemak babi hingga berwarna coklat keemasan.

Asal-usul bentuk yang dari donat Belanda yang hanya berbentuk bulat menjadi memiliki lubang pada bagian tengahnya adalah berkat Hansen Gregory, seorang kapten kapal Amerika pada tahun 1847. Gregory membuat lubang di tengah pada adonan sebelum digoreng. Lubang ini juga meningkatkan area permukaan yang terkena minyak panas sehingga menghindari bagian tengah masih mentah. Maka, jadilah bentuk donat klasik dengan lubang di tengah.

BukuKas - Aneka Donat dengan Topping Beragam

Pada tahun 1920, imigran kelahiran Rusia Adolph Levitt menciptakan mesin donat otomatis pertama. Proses pembuatan donat otomatis yang futuristik ditampilkan di World’s Fair di Chicago tahun 1934, dan dalam sekejap donat menjadi makanan yang populer di seluruh negeri. Sejak saat itu donat menjadi menu sarapan favorit orang Amerika.

Beberapa waralaba besar yang menyajikan donat telah mendominasi dunia selama beberapa dekade terakhir, tetapi karena tren makanan terus berkembang dan masyarakat juga menginginkan sesuatu yang berbeda, muncullah toko-toko yang membuat donat homemade di banyak tempat, dengan variasi unik dan rasa yang tidak kalah lezat, namun dengan harga yang lebih terjangkau ketimbang harga donat waralaba terkenal.

Tips Cara Membuat Donat

Selama ini masih banyak yang mengira bahwa membuat kue yang satu ini sulit dan merepotkan. Padahal, ada lho cara sederhana dalam membuat donat agar hasilnya lezat, empuk dan mengembang. Para pemula pun cocok untuk mempraktekkan tips anti gagal ini.

Cara membuat donat empuk dan mengembang:

  • Campur tepung terigu, gula, ragi instan, baking powder dan garam, aduk dengan tangan.
  • Tambahkan kuning telur, uleni hingga berbentuk butiran halus. Tuangkan susu cair sedikit demi sedikit. Uleni hingga tercampur rata.
  • Tambahkan mentega, uleni lagi dengan gerakan memutar, sesekali banting adonan. Lakukan hingga adonan licin dan kalis, kurang lebih 15 menit.
  • Kumpulkan adonan menjadi satu dalam baskom. Tutupi dengan kain bersih, diamkan selama 1 jam. Tinju-tinju adonan hingga udara keluar dan adonan kempes.
  • Bagi adonan menjadi 30 bagian, buat bulatan seperti bola. Diamkan lagi selama 10 menit. Lubangi masing-masing adonan, untuk hasil terbaik, lakukan dengan tangan.
  • Goreng donat dalam minyak panas menggunakan api kecil hingga sedang. Goreng satu bagian hingga menguning, lalu balik hingga semua bagian berwarna kuning keemasan.
  • Angkat, tiriskan dan tunggu hingga dingin. Hias dengan topping sesuai selera.

Langkah-langkah diatas adalah teknik dasar dan trik membuat donat sendiri di rumah, agar tidak kalah lezat dari donat yang dijual di toko-toko kue.

Di bawah ini akan diuraikan lebih lanjut mengenai tips dan trik cara membuat donat. Saat mencoba membuat donat untuk pertama kalinya, pastikan kamu ikuti dengan cermat triknya.

1. Tambahkan Kentang

Tambahan kentang ampuh membuat donat tetap lembut walau sudah dingin. Makin banyak kentang ditambahkan, donat akan jadi makin lembut. Tapi, tentu saja takaran kentangnya tidak bisa 100%.

Lazimnya, resep menggunakan 500 gram tepung terigu protein tinggi dan 200 gram kentang halus. Kentangnya perlu dikukus dulu kemudian dihaluskan. Mengukus kentang pun tak boleh sembarangan. Kentang harus dikukus dalam kondisi masih berkulit, jangan dikupas.

Kalau sudah dikupas kulitnya, kentang akan menyerap lebih banyak air saat dikukus, sehingga adonan kentang halus akan lebih berair dan berpengaruh pada hasil akhir donat. Kentang juga sebaiknya hanya dibelah dua selama dikukus, jangan dibuat menjadi potongan lebih kecil lagi.

2. Takaran Air Harus Pas

Perhatikan adonan donat kamu, kalau dari awal adonannya sudah keras, maka kemungkinan besar donat juga akan keras hasilnya nanti. Adonan yang keras menunjukkan takaran air yang kurang. Segera tambahkan air kalau adonan terasa keras.

Penambahan air harus dilakukan sebelum memasukan margarin. Jadi, proses pembuatan donat selalu dimulai dengan mencampur tepung terigu, ragi instan, susu bubuk, dan gula lalu ditambahkan kentang. Setelah itu, baru dimasukkan telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.

Baru ditambahkan margarin dan garam. Nah, sebelum ditambahkan margarin, kamu harus mengetes dulu, apakah adonan donat terasa keras. Kalau sudah ditambahkan margarin, jangan menambahkan air lagi karena gluten yang tadinya sudah terbentuk bisa rusak, hal ini membuat donat menjadi gagal.

3. Fermentasi Harus Benar

Hal yang paling berpengaruh dalam proses fermentasi adalah suhu dan waktu. Di resep, biasanya disebutkan lama waktu fermentasi, misalnya 30 menit. Tapi, lamanya waktu fermentasi sangat tergantung pada suhu ruangan juga.

Semakin panas suhu, fermentasi akan semakin cepat. Semakin dingin suhu, fermentasi akan jadi lambat. Suhu dapur kamu dengan suhu dapur pembuat resep tentu saja berbeda. Jadi, waktu fermentasi di resep tidak bisa jadi patokan. Kesalahan dalam tahap ini bisa membuat adonan menjadi keras.

Kalau dapur kamu bersuhu lebih rendah, bisa saja donat butuh waktu lebih lama untuk mengembang. Lalu, bagaimana cara agar tahu kalau adonan donat yang kita buat sudah pas fermentasinya? Intinya adonan harus difermentasi sampai mengembang dua kali lipat.

Tapi, hal ini juga cukup membingungkan. Bagaimana caranya kita tahu kalau adonannya sudah mengembang dua kali lipat? Kalau begitu, coba sobek sedikit adonan donat. Kalau sudah ada seratnya (seperti serat pada roti) maka adonan sudah cukup terfermentasi. Kalau belum ada seratnya, lanjutnya proses fermentasi kembali.

4. Perlukah Ditutupi Kain Basah?

Ada juga yang beranggapan kalau selama fermentasi, adonan harus ditutupi kain basah. Apakah perlu? Pada dasarnya, penutupan dengan kain wajib dilakukan. Tujuannya supaya adonan tidak berkulit atau kering atasnya. Tapi, kalau menggunakan kain basah, boleh iya boleh juga tidak.

Kain basah digunakan untuk membuat suhu jadi lembab. Suhu yang lembab dan panas ini membuat proses fermentasi jadi makin cepat. Jadi, kalau kamu ingin menghemat waktu, kain basah boleh digunakan. Tetapi sebenarnya ditutupi dengan kain yang tidak basah bahkan dengan plastik untuk makanan pun tidak apa-apa, asalkan ditutupi.

5. Proses Menggoreng Donat

Menggoreng donat tidak boleh sembarangan. Donat harus terendam di dalam minyak yang sudah cukup panas. Sukses atau tidaknya menggoreng donat bisa dilihat pada white ring, yaitu bagian putih melingkar yang di tengah donat. Untuk menghasilkan white ring, donat hanya boleh dibalik sekali.

Tahapan ini mutlak harus diikuti. Kalau dibalik berulang kali, white ringnya tentu saja hilang dan donat yang digoreng akan menjadi coklat karena terkena panas minyak.
Jadi, pastikan satu sisinya sudah cokelat, lalu segera balik donat, dan goreng sisi lainnya.

Pada awalnya, mungkin kamu akan bingung, kapan donat sudah menjadi coklat bagian bawahnya. Bisa-bisa di awal, donat belum cukup kuning ketika dibalik, atau donat malah sudah terlalu cokelat. Pasalnya, donat tak boleh diintip karena white ringnya bisa hilang.

Jika kamu sudah mencoba beberapa kali, kamu akan tahu kapan waktu yang tepat untuk membalik donat. Proses pembalikan yang hanya sekali ini juga membuat donat tak menyerap minyak. Jika sering dibalik, donat bisa jadi sangat berminyak dan tentu tak enak saat dimakan.

Tips tambahan agar pembuatan donat berhasil :

  • Selalu gunakan bahan yang berkualitas.
  • Perhatikan masa kadaluarsa ragi instan yang digunakan.
  • Proses pengulenan adonan harus dilakukan sampai betul-betul elastis.
  • Proses fermentasi adonan donat harus tepat betul waktunya.
  • Selama masa fermentasi, adonan harus ditutup kain serbet atau plastik food grade.
  • Gunakan sumpit di bagian tengah lubang donat lalu putar-putar agar bentuk gelang donat cukup besar dan rapi.
  • Setelah donat selesai digoreng, tiriskan di atas saringan dengan posisi berdiri.
  • Pemberian topping pada donat sebaiknya dilakukan setelah donat bersuhu ruang.
  • Gunakan topping berbahan cair, yang diberikan menjelang disajikan.
  • Simpan donat yang sudah matang dan bersuhu ruang di dalam wadah tertutup atau dibungkus kantong plastik agar tekstur donat tidak mengeras.
  • Donat yang sudah matang dan bersuhu ruang bisa disimpan di dalam freezer untuk waktu yang lama.
  • Selalu gunakan gula untuk bahan taburan donat agar terlihat menarik dan manis.

Resep Donat

Setelah memahami tips dan trik membuat donat, cobalah beberapa variasi resep donat yang populer berikut ini. Kalau kamu sudah mahir membuat donat yang lezat dan bervariasi, ini bisa jadi peluang usaha rumahan, lho.

Donat Klasik Coklat

Bahan:

  • 400 gram tepung terigu protein tinggi
  • 100 gram tepung terigu protein sedang
  • 50 gram gula pasir
  • 25 gram susu bubuk
  • 1 1/2 sendok teh ragi instan
  • 1 butir telur
  • 250 ml air es
  • 50 gram margarin
  • 1 sendok teh garam
  • 1 liter minyak untuk menggoreng

Hiasan:

  • 150 gram coklat masak pekat, dilelehkan
  • 25 gram coklat keping

Cara Membuat :

  1. Pertama campurkan tepung terigu, gula, susu bubuk, dan ragi instan, lalu aduk rata.
  2. Kemudian tambahkan telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  3. Setelah itu masukkan margarin dan garam dan uleni sampai elastis.
  4. Kemudian diamkan 15 menit dan timbang masing-masing 30 gram.
  5. Lalu bulatkan dan kembali diamkan selama 10 menit.
  6. Setelah itu bentuk bulat pipih dan lubangi bagian tengahnya dan diamkan lagi selama 45 menit sampai mengembang di atas loyang yang ditabur tepung.
  7. Goreng di dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai matang, kemudian angkat lalu tiriskan.
  8. Terakhir celupkan bagian atasnya ke dalam cokelat masak pekat dan tata cokelat keping di bagian atasnya.

Donat Isi Selai

Bahan :

  • 500 gram tepung terigu protein sedang
  • 1 butir telur
  • 5 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok makan ragi instant
  • 2 sendok makan margarin
  • 100 gram selai sesuai selera
  • 50 ml air
  • Gula halus secukupnya untuk taburan

Cara membuat :

  1. Campur tepung terigu dan ragi instan hingga rata.
  2. Tambahkan gula pasir, telur, margarin dan air, aduk semua hingga rata.
  3. Uleni adonan hingga kalis dan tidak menempel di tangan.
  4. Tutup adonan dengan serbet bersih dan diamkan selama satu jam. Tunggu hingga adonan mengembang dua kali ukuran semula.
  5. Jika sudah mengembang, kempiskan adonan dengan cara menekannya dengan genggaman tangan.
  6. Ambil sekitar 10 gram dari adonan untuk dibentuk bulat, lalu pipihkan. Isi dengan selai kemudian bulatkan kembali. Lakukan hingga adonan habis. Diamkan selama 15-20 menit.
  7. Goreng donat dalam minyak memakai api sedang. Tunggu hingga donat berwarna kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan.
  8. Setelah dingin, berikan taburan gula di atasnya.
  9. Donat isi selai siap dihidangkan.

Donat Mini

Bahan :

  • 250 gram tepung terigu cakra
  • 4 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh fermipan
  • 1 butir telur
  • susu cair secukupnya
  • 3 sendok makan mentega
  • Minyak untuk menggoreng secukupnya

Cara membuat :

  1. Campur tepung terigu, gula, dan fermipan. Masukkan telur, aduk hingga rata.
  2. Tambahkan susu sedikit demi sedikit. Uleni hingga adonan kalis (hentikan pemberian susu jika adonan sudah kalis).
  3. Tambahkan mentega. Uleni kembali hingga adonan kalis dan elastis. Tutup adonan dengan kain dan diamkan selama 45 menit.
  4. Kempiskan adonan, bagi adonan menjadi beberapa bagian. Bentuk adonan menjadi donat berukuran kecil atau gunakan cetakan donat.
  5. Diamkan dulu selama 15 menit sebelum digoreng pada minyak panas.
  6. Goreng satu bagian hingga menguning, lalu balik hingga semua bagian berwarna kuning keemasan.
  7. Beri topping sesuai selera.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Donat Warna-Warni

Bahan :

  • 500 gram tepung terigu protein tinggi
  • 100 gram gula pasir
  • 1 bungkus ragi instan
  • 1/4 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh garam
  • 2 kuning telur
  • 100 gram mentega
  • 250 ml susu cair

Bahan untuk topping:

  • 800 gram mentega putih
  • 1 sendok makan margarin
  • 200 gram gula salju
  • 2 sendok makan sirup aneka rasa

Cara membuat :

  1. Campur tepung terigu, gula, ragi instan, baking powder dan garam, aduk dengan tangan.
  2. Tambahkan kuning telur, uleni hingga berbentuk butiran halus.
  3. Tuangkan susu cair sedikit demi sedikit. Uleni hingga tercampur rata.
  4. Tambahkan mentega, uleni lagi dengan gerakan memutar, sesekali banting adonan. Lakukan hingga adonan licin dan kalis, kurang lebih 15 menit.
  5. Kumpulkan adonan menjadi satu dalam baskom. Tutupi dengan kain bersih, diamkan selama satu jam.
  6. Pukul adonan hingga udara keluar, lalu bagi adonan menjadi 30 bagian. Bentuk bulatan seperti bola, diamkan lagi selama 10 menit.
  7. Lubangi masing-masing adonan, untuk hasil terbaik, lakukan dengan tangan.
  8. Goreng donat dalam minyak panas menggunakan api kecil atau sedang. Goreng satu bagian hingga menguning, lalu balik hingga semua bagian berwarna kuning keemasan.
  9. Angkat, tiriskan dan tunggu hingga dingin.
  10. Untuk membuatnya terlihat warna-warni, cairkan mentega hingga leleh, tambahkan sirup dan gula salju. Aduk hingga rata.
  11. Tuang campuran tersebut dalam wadah yang lebar, aduk lagi.
  12. Ambil donat dan celupkan ke dalamnya.

Donat Kentang Rice Crispy

Bahan :

  • 400 gram tepung terigu protein tinggi
  • 150 gram kentang kukus, haluskan
  • 1 1/2 sendok teh ragi instan
  • 50 gram gula pasir
  • 25 gram susu bubuk
  • 1 butir telur
  • 115 ml air es
  • 35 gram margarin
  • 1 sendok teh garam
  • 100 gram cokelat masak pekat lelehkan
  • 25 gram rice crispy
  • 25 gram rice crispy coklat
  • 500 gram minyak padat untuk menggoreng

Cara Membuat :

  1. Pertama campurkan tepung terigu, ragi instan, gula pasir, dan susu bubuk dan aduk rata.
  2. Kemudian tambahkan kentang, aduk rata dan tambahkan telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  3. Masukkan margarin dan garam, kemudian uleni sampai elastis dan diamkan 15 menit.
  4. Kempiskan adonan, kemudian timbang masing-masing 25 gram.
  5. Bulatkan dan diamkan selama 10 menit lalu pipihkan adonan serta lubangi tengahnya.
  6. Diamkan 45 menit sampai mengembang di atas loyang yang ditabur tepung.
  7. Goreng dalam minyak padat yang sudah dipanaskan dengan api sedang sampai matang.
  8. Kemudian ambil satu buah donat dan celupkan ke dalam cokelat masak pekat lalu taburkan rice crispy coklat diatasnya.

Donat Kukus Coklat

Bahan :

  • 300 gram tepung terigu protein rendah
  • 60 gram maizena
  • 2 sendok teh ragi instan
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 75 gram gula pasir
  • 25 gram susu bubuk
  • 175 ml air es
  • 30 gram mentega putih
  • 1 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh coklat pasta

Bahan Topping:

  • 150 gram cokelat masak putih, lelehkan
  • 25 gram coklat masak pekat, serut

Cara Membuat :

  1. Pertama campur rata tepung terigu, maizena, ragi instan, baking powder, gula pasir, dan susu bubuk.
  2. Kemudian masukkan air es sambil diuleni sampai kalis.
  3. Tambahkan mentega putih dan garam dan uleni sampai elastis.
  4. Lalu tambahkan pasta coklat dan uleni rata setelah itu diamkan 30 menit.
  5. Kempiskan adonan, lalu timbang masing-masing 40 gram.
  6. Bulatkan adonan lau pipihkan dan lubangi tengahnya.
  7. Letakkan di atas kertas bakpao kemudian diamkan 45 menit sampai mengembang.
  8. Kukus di atas api sedang 12 menit sampai matang.
  9. Terakhir celup bagian atas ke dalam cokelat masak putih dan biarkan sebentar.
  10. Lalu taburkan cokelat masak pekat serut.

BukuKas - Download Aplikasi BukuKas

Donat Katsu

Bahan Isian:

  • 1 buah dada ayam tanpa tulang, dipotong panjang 5 cm
  • 3/4 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 2 butir telur, dikocok lepas
  • 100 gram tepung panir kasar untuk pelapis

Cara Membuat :

  1. Pertama campur tepung terigu, ragi instan, gula pasir dan susu bubuk dan aduk rata.
  2. Lalu tambahkan telur kemudian aduk rata.
  3. Tuang air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  4. Masukkan margarin dan garam dan uleni sampai elastis, setelah itu diamkan 20 menit.
  5. Kempiskan adonan kemudian timbang masing-masing 25 gram dan bulatkan lalu diamkan 10 menit.
  6. Pipihkan adonan lalu lubangi bagian tengahnya setelah itu diamkan 30 menit sampai mengembang di atas loyang yang ditabur tepung.
  7. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai matang lalu sisihkan.
  8. Untuk membuat isiannya lumuri ayam bersama garam, dan merica.
  9. Diamkan 10 menit, lalu lumuri dengan tepung panir, dan celupkan ke dalam telur.
  10. Gulingkan ke dalam tepung panir, lalu goreng di dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang.
  11. Angkat dan tiriskan kemudian ambil 1 buah donut, lalu belah menjadi 2 bagian.
  12. Beri daun selada, letakkan ayam dan coret-coret saus tomat dan mayones kemudian tutup dengan potongan donut lainnya.

Donat Duo Filling

Bahan :

  • 300 gram tepung terigu protein tinggi
  • 1 sendok teh (4 gram) ragi instan
  • 25 gram gula pasir
  • 25 gram susu bubuk
  • 1/2 sendok teh baking powder
  • 200 gram tape singkong
  • 1 butir telur
  • 125 ml air es
  • 25 gram margarin
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/2 kg minyak untuk menggoreng

Bahan Pelapis (aduk rata) :

  • 75 gram gula tepung

Bahan Isian :

  • 100 gram selai strawberry
  • 100 gram selai blueberry

Cara Membuat :

  1. Pertama campur tepung terigu, ragi instan, gula pasir, susu bubuk, dan baking powder.
  2. Kemudian aduk rata dan tambahkan tape singkong kemudian uleni hingga rata.
  3. Masukkan campuran telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  4. Lalu masukkan margarine dan garam dan uleni sampai elastis, kemudian diamkan 15 menit dan adonan siap bentuk.
  5. Kempiskan adonan lalu timbang masing-masing adonan 40 gram dan bulatkan setelah itu diamkan 10 menit.
  6. Pipihkan adonan, kemudian letakkan donat di atas loyang yang ditabur tipis tepung terigu dan diamkan 45 menit sampai mengembang.
  7. Goreng di dalam minyak padat yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai matang lalu dinginkan.
  8. Tusuk salah satu sisi donat dengan sumpit lalu semprotkan selai stoberi, sementara untuk donat yang lainnya semprotkan selai bluberi.
  9. Masukkan campuran gula tepung di dalam plastic. Masukkan donat. Kocok sampai donat berbalut gula tepung.

Donat Paha Ayam

Bahan :

  • 250 gram tepung terigu protein tinggi
  • 100 gram tepung terigu protein sedang
  • 7 gram ragi instan
  • 15 gram susu bubuk
  • 50 gram gula pasir
  • 1 butir telur
  • 200 ml air es
  • 1 sendok teh garam
  • 50 gram margarin
  • 500 ml minyak, untuk menggoreng
  • 20 buah tusuk sate

Bahan Hiasan:

  • 200 gram purple cooking chocolate, lelehkan
  • 200 gram blue cooking chocolate, lelehkan
  • 200 gram green tea cooking chocolate, lelehkan
  • 100 gram rainbow hoops
  • 100 gram coklat meises warna-warni
  • 5 buah biskuit Oreo tanpa krim, haluskan

Cara Membuat :

  1. Pertama buat donat terlebih dahulu dengan mencampur rata tepung terigu, ragi instan, susu bubuk, dan gula pasir.
  2. Kemudian tambahkan telur
  3. Lalu masukkan garam dan margarin dan uleni sampai elastis.
  4. Lalu bulatkan dan diamkan 30 menit sampai mengembang.
  5. Setelah itu kempiskan adonan dan timbang adonan masing-masing 35 gr.
  6. Kemudian bentuk menyerupai paha ayam dan diamkan 45 menit hingga mengembang.
  7. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan hingga kuning keemasan lalu tiriskan.
  8. Tusuk roti dengan tusuk sate dan hiasi bahan hiasan.

Artikel serupa

Leave a Comment