Blog BukuKas - Tertarik Usaha Cuci Motor? Simak Tips Suksesnya!

Tertarik Usaha Cuci Motor? Simak Tips Suksesnya!

Bicara usaha cuci motor, sepeda motor masih menjadi kendaraan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, terlebih masyarakat menengah ke bawah. Hal ini terbukti dengan terus meningkatnya jumlah sepeda motor dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2018, jumlah sepeda motor di Indonesia sudah mencapai 120,1 juta unit.   

Kondisi tersebut membuka peluang bisnis yang potensial, yaitu usaha cuci motor. Banyak para pengguna sepeda motor yang menggunakan jasa cuci motor karena tidak ingin mencuci motor mereka sendiri dengan berbagai alasan. Bisa jadi karena kesibukan sehari-hari yang membuat mereka capek maupun tidak sempat, mungkin juga karena tidak bisa ataupun malas. Biaya mencuci motor pun terbilang murah, sehingga mereka tidak akan berpikir panjang untuk mengeluarkan sedikit uang demi membuat motor mereka bersih sehingga nyaman dikendarai. 

Karena jasa cuci motor semakin laris, pelaku usaha di bidang ini pun bertambah, terbukti dengan banyaknya tempat pencucian motor yang sering kita temui di berbagai lokasi. Ada yang menjalaninya sebagai sumber penghasilan utama, banyak pula yang menjadikannya usaha sampingan.

Tips Penting Memulai Usaha Cuci Motor

Jika kamu tertarik untuk menekuni bisnis ini, tidak ada kata terlambat untuk memulai, karena sekarang bisnis ini dipandang masih punya prospek yang bagus. Lagipula, bisnis ini tidak memerlukan keahlian khusus yang rumit selain mempelajari bagaimana mencuci motor dengan benar menggunakan peralatan yang diperlukan, dan melayani pelanggan dengan baik. 

Memang sih, memulai bisnis ini perlu modal yang lumayan besar, sekitar lebih dari Rp 20 juta untuk membeli peralatannya, belum termasuk mempersiapkan tempat atau lokasinya. 

Berikut beberapa hal yang penting untuk diketahui selagi kamu menyusun rencana usaha cuci motor :

1. Pelajari cara mencuci motor dengan benar

Mencuci motor tampaknya adalah pekerjaan gampang yang bahkan siapa saja pun bisa melakukannya. Tapi ternyata, tidak semudah itu mencuci motor sampai bersih maksimal, karena ada bagian-bagian yang perlu dibersihkan dengan teliti, misalnya mesin dan sela-selanya. Jika tidak mengerti bagaimana membersihkannya dengan baik, bisa-bisa merusak mesin dan membuatnya jadi berkarat.

Makanya, cara mencuci motor yang baik perlu dipelajari terlebih dahulu, misalnya dengan cara memperhatikan orang yang mencuci sepeda motormu ketika kamu sedang menggunakan jasa cuci motor. Perhatikan ketika mereka mencuci motor. Jika hasilnya bagus, kamu bisa meniru cara kerja mereka.

2. Persiapkan tempat usaha di lokasi yang strategis

Seperti halnya berbagai bisnis lainnya, lokasi merupakan faktor penting yang mempengaruhi kelangsungan usaha. Tempat yang strategis akan sangat menunjang kelancaran usaha jasa pencucian motor ini. Tentunya banyak pula faktor lain yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi, termasuk apakah ada yang membuka bisnis serupa di daerah tersebut.

Setelah menemukan lokasi yang tepat, persiapkan ruang usaha yang memadai, yang bisa menampung beberapa motor sekaligus saat dilakukan pencucian. Selain itu, perlu juga space untuk ruang tunggu dengan meja pembayaran, serta untuk memarkir motor pelanggan yang sedang mengantri.

3. Persiapkan peralatan untuk membersihkan motor

Pencucian motor sebaiknya dilakukan dengan bantuan peralatan yang memadai agar lebih praktis, bersih dan cepat, yaitu dengan mesin cuci motor seperti kompresor dan mesin steam. Akses air bersih di lokasi usaha juga harus lancar. Ada juga perlengkapan lainnya yang harus disiapkan sejak awal, misalnya spons, cairan pembersih, sikat, kain lap, semir ban, dan lain-lain.

Agar usaha cuci motor kamu lebih profesional dan banyak diminati konsumen, dan jika kamu punya modal lebih, gunakan peralatan yang bisa memberikan efek cuci salju. Kamu juga bisa menyediakan sistem hidrolik agar motor bisa diangkat ke atas untuk bisa membersihkan bagian bawah motor dengan lebih maksimal. 

Kalau sistem hidrolik terlalu mahal, untuk menyiasatinya, gunakan besi yang dilas dan dibuat bentuk yang memungkinkan agar motor bisa diparkir lebih tinggi, sehingga bagian bawahnya bisa dibersihkan.

4. Merekrut karyawan

Setidaknya kamu memerlukan 2 atau 3 orang karyawan di awal usaha ini untuk membantu mencucikan motor para pelanggan. Usaha jasa pencucian motor biasanya mempekerjakan karyawan laki-laki, karena pekerjaan yang dilakukan cukup berat.

BukuKas - Suasana Kerja di Depot Cuci Motor

Sebaiknya cari orang yang mau dan mampu bekerja keras, teliti, dan bisa bersikap ramah pada pelanggan. Jika belum berpengalaman, mereka perlu belajar menggunakan peralatan dengan baik sehingga bisa mencuci motor dengan cepat dengan hasil yang bersih.

5. Lakukan promosi dan pemasaran yang efektif

Promosi bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya memasang banner atau spanduk di tempat-tempat ramai dan di jalur utama di sekitar lokasi usaha, sekaligus pasang petunjuk arah menuju ke lokasi. Media promosi harus dibuat menarik agar calon pelanggan berminat, misalnya dengan mencantumkan harga yang lebih murah ketimbang tempat lain, atau harga khusus untuk sejumlah pelanggan pertama misalnya.

BukuKas - Depot Usaha Cuci Motor

Berikan juga berbagai penawaran menarik bagi pelanggan, misalnya hadiah berupa souvenir untuk pelanggan yang sudah menggunakan jasa cuci motor kamu sebanyak 5 kali, atau misalkan dengan memberikan voucher gratis 1 kali cuci untuk yang sudah berkunjung sebanyak 5 kali. 

Souvenir yang diberikan bisa berupa barang-barang kecil yang berguna, misalnya pulpen atau gantungan kunci, yang membuat konsumen merasa senang dengan pelayanan yang diberikan. 

Barang tersebut juga bisa dijadikan media promosi dengan cara mencantumkan nama tempat cuci motor kamu, sekaligus alamat dan nomor teleponnya. Hal ini juga akan membuat pelanggan mengingat brand kamu dan melakukan kunjungan berikutnya.

6. Berikan pelayanan yang memuaskan

Untuk suatu bisnis yang bergerak di bidang jasa seperti cuci motor, pelayanan yang baik menjadi modal penting untuk kelangsungan usaha. Pelayanan yang baik dimulai dari sikap ramah terhadap pelanggan, misalnya memberikan senyum dan menyapa, dan yang paling penting adalah memberikan hasil pencucian motor yang memuaskan karena tujuan konsumen menggunakan jasa cuci motor adalah agar kendaraan mereka bisa bersih seluruhnya.

Oleh sebab itu, selalu ingatkan karyawan kamu untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Semakin baik pelayanannya, akan membuat pelanggan semakin yakin untuk kembali lagi menggunakan jasa cuci motor kamu.

7. Mengusahakan penghasilan tambahan

Usaha cuci motor bisa digabungkan dengan bidang bisnis lainnya, yang bisa dijalankan sekaligus di tempat yang sama, misalnya jasa mencuci helm. Dengan menjalankan bisnis lain tersebut, kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Walaupun pangsa pasar dari layanan cuci helm tidak terlalu luas, tapi bisa juga memberikan keuntungan, terlebih banyak orang yang enggan untuk membersihkan helm.  Jadi, selain mencucikan motor pelanggan, kamu bisa menawarkan jasa mencuci helm kepada konsumen.

BukuKas - Banner CTA Download BukuKas

Ada juga nih peluang bisnis sampingan yang lain dengan memanfaatkan ruang tunggu. Kamu bisa menyediakan kulkas yang diisi dengan berbagai macam minuman kemasan. Dengan begitu, para pelanggan yang mengantri untuk mencucikan motor mereka bisa sekalian membeli minuman di ruang tunggu. Untuk melengkapinya, sediakan juga beberapa macam cemilan.

Selain keterampilan mencuci yang baik,  kamu juga harus belajar tentang sistem pembukuan dasar seperti pengeluaran dan pemasukan agar usaha kamu nantinya bisa cepat berkembang. Perlu diingat bahwa pengelolaan keuangan yang baik adalah salah satu kunci utama untuk memajukan suatu bisnis.

Artikel serupa

Leave a Comment