Blog BukuKas - [Ter-Update] Tips dan Cara Efektif Jualan di WhatsApp

[Ter-Update] Tips dan Cara Efektif Jualan di WhatsApp

Di zaman serba digital ini, ada banyak cara untuk berjualan secara online. Maka tak heran kalau bisnis yang memanfaatkan media internet semakin berkembang pesat. Ada berbagai platform yang tersedia, yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk menawarkan barang dan jasa mereka. Bisa dengan membuka toko online di beberapa marketplace sekaligus, berpromosi di media sosial, bahkan berjualan lewat aplikasi WhatsApp. Selain untuk berkirim pesan dan melakukan panggilan suara maupun video, aplikasi ini juga bisa dimanfaatkan untuk menawarkan produk dan berinteraksi dengan pelanggan. Artikel ini akan membahas tips praktis dan trik cara jualan di WhatsApp, baik dengan WhatsApp Messenger biasa yang selama ini kita gunakan, maupun dengan WhatsApp Business yang memiliki fitur yang lebih memadai untuk pelaku usaha.

Saat ini, WhatsApp telah menjadi aplikasi pengirim pesan paling populer di dunia. Berdasarkan data statistik terbaru, jumlah pengguna aplikasi ini secara global mencapai 2 milyar orang di 180 negara. Setiap harinya, setidaknya ada 1 milyar orang menggunakan WhatsApp, dan total waktu panggilan suara dan video call yang dilakukan melalui aplikasi ini mencapai 2 milyar menit per hari.  

WhatsApp selama ini dikenal sebagai aplikasi untuk menerima dan mengirim pesan dalam berbagai bentuk (teks, rekaman suara, foto dan video), untuk chatting dengan banyak orang sekaligus di grup, memasang status berisi teks, foto, video seperti halnya fitur story di Facebook dan Instagram, berbagi lokasi, dan lain-lain. Namun ternyata dengan tersedia berbagai fitur tersebut, banyak pengguna yang kemudian memanfaatkan aplikasi ini bukan hanya sebagai sarana komunikasi dengan keluarga, saudara ataupun teman, tetapi juga untuk berbisnis. 

Jika kamu ingin menggunakan WhatsApp untuk berjualan secara simple dan praktis, kamu bisa mengikuti beberapa langkah berikut:

Membuat foto yang menarik

Buatlah foto-foto produk yang memikat untuk ditampilkan di profil, status dan disebarkan kepada calon pelanggan lewat broadcast di grup WhatsApp. Tak perlu menghabiskan uang banyak untuk membeli kamera DSLR atau menyewa fotografer profesional untuk membuat galeri foto produk yang menarik, terlebih jika anggaran bisnismu masih terbatas. 

Cukup dengan menggunakan smartphone yang memiliki fitur kamera yang memadai, yang tentu saja harganya masih lebih murah dibandingkan kamera DSLR. 

Gunakan juga tripod bila perlu untuk hasil yang maksimal. Pertimbangkan juga untuk memanfaatkan kotak studio foto mini yang banyak dijual di toko online. 

BukuKas - Membuat Foto Produk

Setelah itu mulailah bereksperimen untuk menciptakan banyak foto produk yang menarik hanya dari meja kerjamu dengan berbagai angle. Cobalah mengambil gambar dari sudut yang berbeda-beda, mulai dari overhead hingga off-center. Jangan lupa mengambil foto dari setiap sisi, atau dari jarak yang lebih dekat jika detail produk memiliki nilai jual yang tinggi.

Membuat Grup

Dengan membuat grup, kamu bisa menambahkan saudara, teman, kolega maupun pelanggan yang berpotensi membeli produk kamu, dan berkomunikasi sekaligus dengan mereka pada saat bersamaan tanpa perlu melakukan promosi dengan chat satu per satu. Cukup promosikan produk kamu di grup agar dapat langsung dilihat oleh semua anggota grup tersebut, sehingga promosinya lebih efisien.

BukuKas - Grup Whatsapp

Perbanyak Teman

Jika ada kesempatan untuk bertemu orang-orang baru, cobalah bertukar nomor WhatsApp dan jalin hubungan baik dengan mereka. Semakin banyak jumlah kontak WhatsApp yang dimiliki, semakin besar pula peluang produk kamu untuk diketahui dan dibeli pelanggan.

BukuKas - Bertukar Nomor Whatsapp

Mengganti Foto Profil dan Status

Mengganti foto profil dan status secara rutin dengan gambar produk-produk yang kamu jual merupakan cara yang efektif dan sederhana untuk berpromosi dan menarik perhatian calon pelanggan. Dengan begitu, kamu tidak perlu terus menerus posting produk kamu di grup. Gunakan foto yang menarik dan unik untuk memancing calon pelanggan untuk meng-klik foto tersebut.

BukuKas - Foto Profil dan Status Whatsapp

Di status, kamu bisa melakukan update promo terbaru produk-produk kamu, dengan menampilkan foto-foto, video singkat, serta sedikit penjelasan.

Mudah Dihubungi dan Merespon Dengan Cepat

Pastikan WhatsApp kamu selalu aktif dan berikan balasan secara cepat dan tepat jika ada pelanggan yang berminat dengan produk kamu. Nomor yang mudah dihubungi dan respon yang segera membuat pelanggan merasa dihargai. Mereka bisa bertanya mengenai berbagai informasi produk dengan mudah dan cepat.

BukuKas - Tanggapan Chat Whatsapp

Membatasi Frekuensi Broadcast

Wajar kalau kamu bersemangat untuk mempromosikan produk kamu, tetapi jangan sampai melakukan broadcast info produk dan promosi secara berlebihan atau terlalu sering, karena calon pelanggan bisa merasa terganggu. Lakukan broadcast, misal hanya saat ada produk baru, potongan harga, atau promo tertentu lainnya. 

Berikutnya, kita akan membahas mengenai penggunaan WhatsApp Business untuk memaksimalkan upaya promosi dan penjualan produk dengan memanfaatkan beragam fitur yang tidak terdapat dalam aplikasi WhatsApp Messenger. WhatsApp Business merupakan aplikasi yang berbeda dari WhatsApp Messenger. Jadi, untuk menggunakan WhatsApp Business ini, kamu harus mengunduhnya terlebih dahulu secara gratis di Play Store. Jika selama ini kamu sudah terbiasa menggunakan WhatsApp Messenger untuk berjualan dan ingin beralih ke WhatsApp Business, kamu perlu beradaptasi dengan beberapa fitur yang tidak terdapat di WhatsApp Messenger. 

WhatsApp Business, yang memang diciptakan untuk memudahkan para pengusaha kecil, memungkinkan penggunanya untuk menampilkan berbagai produk dan layanan mereka dengan menggunakan fitur katalog. Para pemilik usaha juga dapat terhubung dengan pelanggan mereka, termasuk merespon pesan dengan mudah dan cepat.  

Berikut ini adalah ulasan singkat cara jualan di WhatsApp dan pemanfaatan fitur-fitur yang terdapat dalam WhatsApp Business :

1. Registrasi Akun

Seperti halnya dalam WhatsApp Messenger, WhatsApp Business harus menggunakan nomor ponsel yang aktif. Namun, pastikan bahwa kamu menggunakan nomor yang berbeda dengan nomor yang sudah terdaftar pada akun WhatsApp Messenger, karena tidak bisa mendaftar dengan nomor yang sudah pernah atau sedang digunakan. Jadi, kalau kamu memang ingin menggunakan nomor yang sama, kamu harus memilih apakah akan tetap menggunakan WhatsApp Messenger atau beralih ke WhatsApp Business. Setelah berhasil registrasi akun, isi nama bisnis kamu. Pastikan terisi dengan benar karena tidak akan bisa diubah.

2. Mengubah Profil Bisnis

Profil bisnis yang ditampilkan, termasuk alamat, kategori bisnis, jam buka dan alamat web bisa diubah melalui menu Settings. Di sini, kamu bisa melengkapi data seperti lokasi kantor atau toko, menambahkan deskripsi usaha, alamat website, serta menampilkan foto. Jika semua sudah terisi dengan benar, pilih ‘Save’ untuk menyimpan perubahan.

3. Membuat Pesan Broadcast

Membuat pesan broadcast menjadi cara atau media yang paling umum untuk mempromosikan suatu produk, karena pesannya dapat menjangkau banyak orang sekaligus. Mudah sekali membuat pesan broadcast di WhatsApp Business, cukup dengan pilih ‘New Broadcast’ di menu utama, lalu tandai kontak yang ingin dimasukkan ke daftar penerima pesan broadcast, lalu pilih ikon checklist berwarna hijau. Lalu kirimkan pesan tersebut, dan seluruh kontak yang dalam posisi online akan menerima pesan yang sama.

4. Membuat Katalog Produk

Aplikasi WhatsApp Business memudahkan penggunanya untuk mempromosikan produk mereka dengan fitur katalog, di mana pengguna dapat mengunggah foto-foto dari Galeri ponsel mereka. Fitur ini juga memudahkan pengguna untuk memberi nama produk yang diunggah, dan menambahkan detail opsional seperti harga, kode produk, deskripsi dan tautan website. 

Fitur Katalog dalam WhatsApp ini adalah etalase mobile yang praktis, dengan tampilan menarik dan gaya yang cocok dengan pelanggan yang melek digital. Di samping itu, pelaku usaha pun dapat meningkatkan penjualan dengan mengurangi percakapan yang bertumpuk-tumpuk.

BukuKas - Banner CTA Download BukuKas

5. Membalas Pesan dengan Cepat

Jika kamu menggunakan WhatsApp Business, kamu bisa membuat balasan atau menjawab pesan secara cepat yang dengan menggunakan kata kunci tertentu. Dengan cara ini, kamu bisa menghemat waktu karena tidak harus mengetik kalimat penuh dari awal.

6. Memberi Label pada Pelanggan

Fitur label di WhatsApp Business memungkinkan kamu untuk memberikan tanda pada chat atau kontak tertentu sebagai informasi jenis atau statusnya. Contohnya, jika kamu menerima pesanan baru yang belum dibayar oleh pelanggan, maka kamu bisa menandai chat tersebut sebagai ‘pending payment’.

7. Membuat Away Message

Away message biasanya digunakan untuk membantu pengguna WhatsApp Business untuk tetap terhubung dengan pelanggan ketika mereka sedang tidak melayani pelanggan karena tidak berada di tempat atau usahanya sedang tutup. Fitur ini akan memberikan jawaban otomatis ketika ada pelanggan yang mengirimkan pesan.

8. Membuat Greeting Message

Greeting message juga membantu pengelola usaha untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan. Fitur ini akan terkirim secara otomatis ke pelanggan yang menghubunginya, setelah tidak ada komunikasi selama 14 hari.

***

Itulah langkah-langkah awal cara jualan di WhatsApp Messenger. Untuk dapat mengimbangi keinginan, kebiasaan, dan selera konsumen masa kini, para pelaku usaha harus cepat beradaptasi dengan segala teknologi digital terbaru. Dengan WhatsApp Business, penggunanya akan dimudahkan untuk beradaptasi, karena pada dasarnya ini adalah platform familiar yang sudah mereka gunakan selama bertahun-tahun.

Artikel serupa

Leave a Comment